Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Diblokir Kominfo, Kini Filipina Ikut Berantas Judi Online
    Insight News

    Diblokir Kominfo, Kini Filipina Ikut Berantas Judi Online

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Juli 2024Updated:25 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Filipina melarang praktik judi online di luar negeri. Namun jauh sebelumnya, Indonesia telah memblokir server asal Fillipina yang terkait judi online.

    Larangan itu tertuang pada surat keputusan nomor B-1678/M.KOMINFO/PI.02.02/06/2024 tertanggal 21 Juni 2024. Surat tersebut ditujukan untuk penyelenggara jasa telekomunikasi layanan gerbang akses internet (Network Access Point/NAP).

    Dalam surat tersebut disebutkan Kementerian Kominfo mengumumkan pemutusan jalur internet dari dan ke kota Davao, Fillipina. Selain itu, hal yang sama juga dilakukan pada jalur internet Kamboja.

    “Melakukan pemutusan akses jalur komunikasi internet yang diduga digunakan untuk judi online terutama dari dan ke Kamboja dan Davao Filipina dalam waktu paling lambat 3X24 jam [hari kerja] sejak surat ini ditandatangani,” tulis salah satu permintaan kepada NAP dalam surat tersebut.

    Permintaan lain yang ada dalam surat terkait evaluasi jangka waktu pemutusan akses untuk dipulihkan jika situasi telah kondusif. Terakhir adalah meminta NAP melaporkan langkah pemutusan akses, hasil pelaksanaan dan tindak lanjutnya.

    Sementara itu, Fillipina melalui badan regulasi perjudian (Badan Regulator Hiburan dan Permainan/PAGCOR) mencabut izin semua perusahaan judi online di luar negeri. Kebijakan terbaru menjadi tindak lanjut keputusan Presiden Fillipina Ferdinand Marcos Jr yang meminta adanya larangan total pada bisnis judi online.

    Marcos mengumumkan untuk melarang Philippine Offshore Gaming Operators (operator judi berbasis di luar Filipina/POGO). PAGCOR memastikan akan melakukannya atas perintah presiden.

    “Tidak ada masalah dalam penutupan POGO karena saya akan menggunakan perintah presiden dan asas keamanan nasional,” kata Ketua Badan Regulator Hiburan dan Permainan Filipina (PAGCOR) kepada Reuters.

    Terdapat 42 perusahaan judi online berizin yang terdampak kebijakan baru itu. Ada total 40 ribu warga Fillipina dan 23 ribu warga negara asing yang bekerja untuk seluruh perusahaan judi online.

    Pihak pemerintah Fillipina juga akan menindaklajuti dampak pencabutan izin tersebut. Kementerian Keuangan dan Kementerian Ketenagakerjaan memastikan akan membantu pekerja di sektor judi dengan melakukan program pelatihan dan jaminan sosial.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Kominfo Putus Internet Dari Kamboja dan Filipina Demi Berantas Judol





    Next Article



    Transaksi Judi Online: 2017 Cuma Rp2,1 T, Kini Tembus Rp400 T



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.