Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Hapus Aplikasi dari Play Store, Cek Target yang Kena
    Insight News

    Google Hapus Aplikasi dari Play Store, Cek Target yang Kena

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Juli 2024Updated:24 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Google membersihkan toko aplikasinya Play Store dari aplikasi-aplikasi yang tidak memenuhi syarat. Semua aplikasi tersebut akan dihapus dari Play Store.

    Google mengumumkan kebijakan baru yang efektif per 31 Agustus 2024 mendatang. Terdapat beberapa hal yang disyaratkan untuk aplikasi bisa tetap bertahan.

    Google menekankan aplikasi harus yang stabil, responsif dan menarik. Selain itu, ada aturan kebijakan spam dan fungsi minimum yang harus dipenuhi aplikasi.

    Aplikasi tidak akan diizinkan dalam Play Store jika mengalami crash atau down. Selain itu, tidak memiliki konten yang menarik atau tidak konsisten.

    Dalam laman tersebut, Google juga memberikan contoh tampilan masalah pada aplikasi yang tidak diizinkan berada di Play Store.

    “Kami tidak mengizinkan aplikasi yang mengalami crash, force close, freeze atau fungsi tidak normal lainnya,” tulis Google dalam salah satu contohnya, dikutip Selasa (23/7/2024).

    Sementara itu, The Verge menuliskan Google juga menambahkan syarat baru untuk aplikasi dalam Play Store. Salah satunya adalah yang memenuhi standar katalog Play.

    “Memastikan aplikasi memenuhi standar yang ditingkatkan untuk katalog Play dan melibatkan pengguna untuk fungsionalitas yang berkualitas,” kata Google.

    Kebijakan baru Google ini jadi upaya raksasa teknologi mengawasi aplikasi dalam toko aplikasi. Sudah jutaan aplikasi yang bermasalah telah dihapus dari Play Store.

    Misalnya dalam catatan Android Authority, sebanyak 2,28 juta aplikasi diblokir selama 2023. Alasannya karena semua aplikasi telah melanggar kebijakan dan membahayakan keamanan pengguna.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Sambut Kecanggihan GPT-4o, Aplikasi Pembunuh Google





    Next Article



    Google Tiba-Tiba Bikin Rusuh India, Ternyata ini Pemicunya



    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.