Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Jepang Temukan Varian Covid Baru KP.3 yang Sangat Menular
    Inspiring You

    Jepang Temukan Varian Covid Baru KP.3 yang Sangat Menular

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman19 Juli 2024Updated:19 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Jepang tengah bergulat dengan varian baru COVID-19 yakni KP.3. Varian KP. 3 disebut sangat cepat menular dan membuat lonjakan kasus infeksi Covid-19 ke-11 di negara tersebut.

    Melansir South China Morning Post, Kazuhiro Tateda, Presiden Asosiasi Penyakit Menular Jepang, mengatakan bahwa varian itu menyebar dengan cepat, bahkan dapat menulari mereka yang telah divaksinasi atau telah pulih dari infeksi sebelumnya.

    “Sayangnya, sifat virus menjadi lebih tangguh dan resisten setiap kali berubah menjadi bentuk yang berbeda,” kata Tateda kepada This Week in Asia.

    Tateda mengatakan bahwa minggu-minggu mendatang akan menjadi waktu yang penting karena pihak berwenang akan memantau penyebaran dan dampak varian tersebut.

    Meskipun ada peningkatan tajam kasus pasien Covid-19 di rumah sakit, Tateda lega karena tidak banyak dari kasus tersebut yang mengalami gejala parah.

    Adapun gejala khas Covid varian KP. 3 antara lain demam tinggi, sakit tenggorokan, kehilangan penciuman dan rasa, sakit kepala, dan kelelahan.

    Menurut kementerian kesehatan, fasilitas medis di seluruh Jepang mencatat peningkatan infeksi sebesar 1,39 kali lipat atau 39 persen dari tanggal 1 hingga 7 Juli 2024, dibandingkan minggu sebelumnya.

    Prefektur Okinawa adalah wilayah yang paling terkena dampak virus jenis baru ini. Dilaporkan rumah sakit di sana menerima pasien rata-rata hampir 30 pasien per hari.

    Varian KP.3 telah menyumbang lebih dari 90 persen kasus Covid-19 secara nasional, menurut laporan Fuji News Network, sehingga menimbulkan kekhawatiran baru mengenai kurangnya tempat tidur di fasilitas medis.

    Sejak kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi di Jepang pada awal tahun 2020, negara Asia Timur ini telah mencatat total 34 juta infeksi dan sekitar 75.000 kematian terkait.

    Saksikan video di bawah ini:

    Ekonomi Sulit, Bisnis Skincare Anak Masih Menarik?





    Next Article



    Warga Jepang Tuntut Ganti Rugi karena Efek Samping Vaksin Covid



    (hsy/hsy)

    Innovation Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.