Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Krisis Seks, Warga Jepang Pakai Aplikasi Buatan Pemerintah
    Insight News

    Krisis Seks, Warga Jepang Pakai Aplikasi Buatan Pemerintah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juli 2024Updated:19 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Jepang bersiap meluncurkan aplikasi kencan dalam waktu dekat. Ini dalam upayanya untuk meningkatkan jumlah populasi setelah mengalami tren penurunan selama beberapa waktu terakhir.

    Aplikasi kencan itu diluncurkan pada musim panas ini. Dilaporkan aplikasi akan bisa diakses secara berbayar dan operasional dilakukan oleh swasta, dikutip dari Tech Spot, Rabu (17/7/2024).

    Namun aplikasi yang dibuat itu akan berbeda seperti aplikasi kencan yang kebanyakan telah ada di masyarakat sebelumnya. Platform akan mengarahkan pengguna menemukan pasangan untuk menikah.

    Pendaftarannya juga tak biasa. Tech Spot mencatat ada beberapa proses yang harus dilewati oleh pengguna sebelum bisa mengakses aplikasi. Misalnya, menjawab 15 pertanyaan terkait latar belakang kehidupannya. Termasuk terkait riwayat pekerjaan dan pendidikan pengguna.

    Proses pendaftaran juga termasuk wawancara langsung oleh operator aplikasi serta menyerahkan foto identitas. Akan ada pernyataan bagi pengguna terkait mencari pasangan menikah bukan hubungan biasa.

    Aplikasi mewajibkan pengguna melampirkan bukti penghasilan. Namun syarat ini ternyata menimbulkan masalah baru.

    Gubernur Tokyo, Yurike Koike mengonfirmasi adanya kewajiban melampirkan bukti penghasilan. Menurutnya syarat itu untuk mencocokkan pengguna serta melihat masa depan calon pasangan.

    Sebaliknya, pengawas situs ulasan aplikasi kencan Match Up Saki Ito menyoroti soal laki-laki dengan penghasilan rendah. Mereka akan cenderung tak menemukan jodoh karena perempuan lebih menginginkan pasangan punya pendapatan lebih tinggi.

    Saksikan video di bawah ini:

    Starlink Dapat Banyak Kemudahan, Pemerintah Tak Adil ke Provider Lokal

    (dem/dem)

    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.