Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Siap Rp 372 Triliun Buat Startup Israel
    Insight News

    Google Siap Rp 372 Triliun Buat Startup Israel

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Juli 2024Updated:17 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Induk usaha Google, Alphabet, dikabarkan menyiapkan US$ 23 miliar (Rp 372 triliun) untuk akuisisi startup keamanan siber asal Israel, Wiz. Jika terealisasi, aksi korporasi ini bakal menjadi akuisisi termahal oleh Google sepanjang sejarah.

    TechCrunch, mengutip The Wall Street Journal, melaporkan bahwa bos divisi cloud Google, Thomas Kurian, memimpin sendiri negosiasi pencaplokan Wiz oleh Google.

    Wiz adalah perusahaan yang bergerak di bidang keamanan siber. Startup yang berdiri pada 2020 itu membuat software keamanan yang khusus digunakan untuk server cloud. Google dan Wiz, menurut Tech Crunch, sudah sepakat soal harga pembelian. Namun, proses akuisisi menghadapi banyak tantangan regulasi dan detail.

    Harga pembelian yang ditawarkan Google mencapai dua kali lipat dari valuasi terakhir Wiz. Saat mengumumkan pendanaan Seri E senilai US$ 1 miliar, valuasi perusahaan mencapai US$ 12 miliar.

    Wiz mengklaim telah membukukan pendapatan rutin tahunan US$ 350 juta (Rp 5,6 triliun) pada Mei 2024 dan berambisi mencapai pendapatan tahunan US$ 1 miliar (Rp 16,2 triliun) pada 2025.

    Jika menjadi bagian dari Google, Wiz berpeluang menggenjot penjualannya memanfaatkan daftar pengguna Google Cloud.

    Wiz didirikan di Israel oleh Assaf Rappaport, Yinon Costica, Ami Luttwak, dan Roy Reznik. Kini 150 dari 900 pegawai Wiz berbasis di Israel. Namun, perusahaan juga memiliki kantor di wilayah Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Pasifik.

    Namun, kemungkinan besar uang dari Google tidak akan mengalir ke Israel. Pada pendanaan terakhir, Wiz memastikan tidak akan berekspansi di Israel karena kontroversi perubahan sistem kehakiman oleh pemerintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Saat itu, perusahaan berencana fokus menambah pegawai di Amerika Serikat.

    Saksikan video di bawah ini:

    Amankan Data & Transaksi Nasabah, Ini Jurus Bank Lawan Serangan Siber




    Next Article



    Obral Saham Startup, Dulu Rp 134 Triliun Dijual Rp 2,4 Triliun



    (dem/dem)

    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.