Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bumi Terancam Kekeringan, Krisis Air Sudah di Depan Mata
    Insight News

    Bumi Terancam Kekeringan, Krisis Air Sudah di Depan Mata

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Juli 2024Updated:16 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sudah menjadi hal umum kalau kehadiran AI generatif menyedot biaya energi dan sumber daya yang besar. Bahkan di kondisi krisis iklim seperti sekarang, kemungkinan besar dampak buruk terhadap lingkungan yang kita sering dengar, seperti kekeringan, akan makin buruk.

    Dibutuhkan jumlah air yang sangat besar untuk mendinginkan pusat data yang melatih dan menampung model AI generatif, jumlahnya mencapai jutaan galon per tahun.

    Perkiraan internal dari Microsoft mengenai fasilitas datanya di Goodyear, Arizona, misalnya, menunjukkan bahwa perusahaan tersebut akan mengonsumsi 56 juta galon air minum setiap tahunnya.

    Dilaporkan Wired, cara pusat data membuang air bahkan lebih buruk dibandingkan dengan cara rumah tangga membuang air dengan membiarkan keran tetap menyala.

    “Air yang tersedia untuk digunakan manusia sangat terbatas,” kata Shaolei Ren, peneliti AI yang bertanggung jawab di UC Riverside, dikutip dari Futurism, Senin (15/7/2024).

    “Yang ada hanyalah air tawar permukaan dan air tanah. Pusat data itu hanya menguapkan air ke udara,” IMBUHNYA.

    Ketika peneliti mendapatkan air dari perusahaan utilitas, dan kemudian segera membuang air tersebut kembali ke saluran pembuangan. Perusahaan hanya mengambil air, tidak mengonsumsi air tersebut.

    “Sebuah pusat data mengambil air dari perusahaan utilitas ini, dan mereka menguapkan air tersebut ke langit, ke atmosfer,” terangnya.

    Dan setelah menguap, air tersebut tidak akan kembali ke Bumi selama satu tahun lagi. Jika hal ini terus dibiarkan tanpa penanggulangan terhadap sumber daya Bumi, bukan tak mungkin krisis kekeringan akan mengintai di masa depan. 

    Saksikan video di bawah ini:

    Amankan Data & Transaksi Nasabah, Ini Jurus Bank Lawan Serangan Siber





    Next Article



    Tanda Kiamat Makin Dekat Muncul di Samudra Atlantik



    (fab/fab)

    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.