Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Donald Trump Mau Penjarakan Mark Zucberberg, Ini Alasannya
    Insight News

    Donald Trump Mau Penjarakan Mark Zucberberg, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juli 2024Updated:14 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Donald Trump selama ini kerap mengolok-olok media sosial Facebook milik Mark Zuckerberg. Bahkan, Trump menyebut Facebook sebagai musuh bersama dan lebih bahaya ketimbang TikTok.

    Terbaru, Trump bahkan mengancam akan memasukkan Zuckerberg ke penjara. Ia mengatakan jika terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada November mendatang, ia akan memenjarakan para ‘pengkhianat pemilu’.

    Salah satu nama yang diumbar adalah CEO Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp). Trump blak-blakan menyebut Zuckerberg tak tahu malu.

    “Mereka tak punya malu! Jika saya terpilih sebagai Presiden, saya akan mencari para pengkhianat pemilu dan mereka akan dijebloskan ke penjara dalam waktu lama,” kata Trump melalui media sosial miliknya Truth Social, dikutip dari Business Insider, Kamis (11/7/2024).

    “Kami sudah tahu Anda siapa. Jangan lakukan itu! Zuckerbucks, hati-hati!,” ujarnya.

    Sebelumnya, pada Februari 2023 lalu, Trump pernah menuduh pendiri Facebook curang dalam pemilu. Hal tersebut menyusul laporan Fox News bahwa donasi Zuckerberg senilai US$ 2 juta ke dewan pemilu Georgia tengah diselidiki.

    “Kenapa dia [Zuckerberg] tidak dihukum?” kata Trump kala itu. “Demokrat hanya bisa curang. Amerika tak akan menerimanya!,” ia melanjutkan.

    Tak ada bukti lebih lanjut bahwa donasi Zuckerberg merupakan partisan.

    Pada Juni 2020, Zuckerberg pernah mengatakan bahwa ia sangat ‘jijik’ dengan retorika Trump. Hal itu ia sampaikan usai Facebook menuai kritik karena mengizinkan Trump yang kala itu menjabat Presiden AS untuk berkata-kata kasar di platformnya.

    Trump kemudian diblokir dari Facebook pada 2021 dan dicabut pada Januari 2023.

    Saksikan video di bawah ini:

    Kasih Layanan Akses Gaji Instan ke Karyawan, Ini Cuan Bisnis Paywatch




    Next Article



    Bos Facebook Buka-Bukaan Alasan Sebenarnya PHK Makin Ganas



    (fab/fab)

    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.