Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»86 Layanan yang Terdampak Serangan PDNS Sudah Pulih
    Insight News

    86 Layanan yang Terdampak Serangan PDNS Sudah Pulih

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2024Updated:14 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sudah tiga pekan sejak serangan ransomware ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2, tepatnya pada 20 Juni 2024.

    Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 86 layanan yang berasal dari 16 tenant telah pulih.

    Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto menyatakan, upaya pemulihan layanan PDNS 2 dilakukan oleh tim yang terdiri dari Kementerian Kominfo, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), PT Telkom Tbk, dan partisipasi dari semua tenant.

    “Per 12 Juli, pukul 17.30 WIB, tercatat 86 layanan dari 16 kementerian, lembaga dan pemerintah daerah telah go live,” kata Hadi dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (13/7/2024).

    Menko Polhukam menjelaskan beberapa layanan publik yang telah dipulihkan, selain dalam bentuk layanan perizinan juga berupa layanan informasi dalam bentuk portal. Termasuk layanan beasiswa yang dikelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

    Adapun proses pemulihan layanan terbagi dalam tiga zona tahapan berdasarkan teknik penanganan data. Data yang terdampak insiden pada PDNS 2 berada di zona merah, dan ditetapkan dalam proses “karantina”. Selanjutnya akan pindahkan ke zona biru untuk dilakukan penguatan keamanan dan pemindaian kerentanan.

    “Sebelum nantinya bisa go-live atau data layanan publik diunggah ke pusat data lain ke zona hijau yang siap digunakan kembali,” jelasnya.

    Setiap tahapan pemulihan dilakukan dengan teliti dan cermat. Langkah itu diambil untuk meminimalkan celah serangan siber yang dapat masuk dan berdampak pada pelayanan publik.

    “Pemerintah melakukan pembersihan data dari malware atau pun virus yang mencurigakan dari data yang sudah berhasil diselamatkan, sekaligus memperkuat parameter keamanan infrastrukturnya,” terangnya.

    Hadi menambahkan saat ini tim terus melakukan upaya pemulihan layanan publik secepatnya dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian.

    Saksikan video di bawah ini:

    Kasih Layanan Akses Gaji Instan ke Karyawan, Ini Cuan Bisnis Paywatch





    Next Article



    Pusat Data Nasional Diserang, Layanan Publik Kembali Normal Juli 2024



    (fab/fab)

    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.