Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tesla Diminta Bayar Pengacara Rp 117 T untuk Lawan Elon Musk
    Insight News

    Tesla Diminta Bayar Pengacara Rp 117 T untuk Lawan Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Juli 2024Updated:9 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tesla menghadapi masalah baru. Bukan soal penjualan unit mobil yang merosot, namun pembayaran pengacara yang jumlahnya mencapai US$7 miliar atau Rp 117 triliun.

    Biaya tersebut untuk tiga firma hukum yang menantang paket pembayaran Tesla untuk CEO Elon Musk senilai US$56 miliar (Rp 911 triliun). Fee sebesar US$7 miliar ini adalah potongan hak bagi pengacara setelah hakim Delaware membatalkan paket gaji untuk Musk pada Januari lalu.

    Dalam pengadilan, pengacara yang mewakili pemegang saham Tesla menjelaskan paket tersebut untuk memberikan insentif atas keberhasilan mereka dalam menentang paket gaji bombastis Musk.

    Reuters menjelaskan pengadilan itu berlangsung lebih dari enam jam. Tim hukum Tesla dan seorang pemegang saham berdebat mengenai berapa biaya yang harus diberikan ke tiga firma hukum yang mewakili pemegang saham bernama Richard Tornetta.

    Tornetta diketahui menggugat paket gaji Musk pada 2018 lalu. Biaya yang ia minta ke Tesla untuk membayar pengacara setara dengan US$7,3 miliar atau US$370 ribu per jam dari 37 pengacara, rekanan, dan paralegal.

    Namun menurut pengacara Tesla, John Reed, petisi biaya pengacara harusnya tidak diajukan. Dia menyebutnya sebagai lelucon, dikutip Selasa (9/7/2024).

    Sementara itu, Greg Varallo selaku pengacara Tornetta mengatakan sebenarnya biaya yang diminta jauh lebih sedikit dari yang ada di undang-undang, yakni 33% dari jumlah keuntungan Tesla dari gugatan tersebut.

    Lebih lanjut, ia mengatakan fee senilai US$7 miliar itu untuk membayar upaya pengacara dalam melindungi investor kecil di Tesla.

    Namun, Reed berdalih bahwa gugatan yang diajukan untuk menjegal paket gaji Musk pada Januari lalu sejatinya membawa petaka bagi Tesla. Sebab, ketidakpastian dan konflik perusahaan membuat sentimen buruk dan membuat saham Tesla ambruk.

    Lebih dari 8.000 investor Tesla datang ke pengadilan dan memberikan 1.500 surat penolakan atas fee pengacara yang diajukan Tornetta.

    Pada akhirnya, setelah drama berkepanjangan, Musk tetap menerima paket gaji yang ia minta. Dengan begitu, perlawanan Tornetta dinyatakan kalah dan membuat kerugian besar ke perusahaan.

    Saksikan video di bawah ini:

    Elon Musk Ancam Larang Penggunaan Perangkat Apple di Perusahaannya





    Next Article



    Elon Musk Tiba-Tiba Kasih Diskon Tesla, Jadi Segini



    (fab/fab)

    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.