Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alert! Bitcoin Hampir Habis, Segini yang Bisa Ditambang
    Insight News

    Alert! Bitcoin Hampir Habis, Segini yang Bisa Ditambang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Februari 2022Updated:8 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bitcoin telah menjadi sangat uang kripto (cryptocurrency) populer di seluruh dunia. Setahun terakhir menjadi momen yang menandai pertumbuhan ini.

    Namun demikian, ketenaran Bitcoin datang dengan sebuah tantangan. Faktanya hanya ada 21 juta Bitcoin di dunia ini. Batasan itu dibuat oleh pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto untuk membuat cryptocurrency langka dan mengendalikan inflasi yang mungkin timbul dari pasokan yang tidak terbatas.

    Konsepnya sederhana – jika pasokan Bitcoin terbatas, nilainya pada akhirnya akan naik karena akan ada lebih banyak permintaan dan lebih sedikit pasokan.

    Mengutip laman India Today, Selasa (8/2/2022), tantangannya adalah Bitcoin mencapai 90 persen dari pasokan maksimumnya awal bulan ini.

    Menurut penelitian oleh blockchain.com, 18,89 juta Bitcoin telah ditambang (mining), dan mereka sudah beredar di pasar. Butuh hampir 12 tahun bagi Bitcoin untuk menjual hampir 19 juta koin.

    Ini berarti hanya tinggal 2 juta Bitcoin yang tersisa untuk ditambang. Jadi, apa yang terjadi ketika Bitcoin kehabisan pasokan?

    Jelas bahwa setelah Bitcoin yang tersisa ditambang, Bitcoin sebagai aset, akan menjadi lebih langka dan penambang akan bergantung pada biaya transaksi, bukan hadiah blok.

    Sulit untuk memprediksi pasar kripto lainnya akan bereaksi ketika pasokan Bitcoin habis. Kripto masiht relatif muda dan banyak yang akan tergantung pada bagaimana permintaan terbentuk.

    Satu hal yang pasti, Bitcoin tidak akan lagi ditambang dan biaya akan menjadi sumber pendapatan utama. Pada akhirnya, jaringan Bitcoin dapat berfungsi sebagai ekonomi tertutup, di mana biaya transaksi dinilai seperti pajak.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.