Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Bawa Tanah dari Bulan, Semua Boleh Lihat Kecuali Amerika
    Insight News

    China Bawa Tanah dari Bulan, Semua Boleh Lihat Kecuali Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Juli 2024Updated:2 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Pesawat luar angkasa China kembali ke Bumi dari perjalanannya ke sisi gelap Bulan. Material yang dibawa pulang pesawat bernama Chang’e 6 tersebut nantinya boleh diteliti oleh ahli dari negara mana pun kecuali Amerika Serikat.

    Wahana angkasa Chang’e 6 mendarat di wilayah sabana Mongolia Dalam pada pekan lalu. Kargo seberat 2 kilogram yang dibawa bakal menjadi sampel pertama yang diambil dari sisi gelap Bulan.

    Sampel bulan terakhir yang bisa diteliti oleh manusia di Bumi adalah bebatuan seberat 11,7 kilogram yang dibawa oleh misi Apollo 16 pada 1972.

    Pejabat China memaparkan bahwa material yang dibawa oleh Chang’e 6 memiliki berat 2 kilogram. 

    Komunitas peneliti di seluruh dunia sudah lama menantikan sampel dari “sisi luar” Bulan yang lebih bergelombang dan penuh dengan bebatuan keras.

    Namun, para peneliti asal AS termasuk yang bekerja di NASA harus gigit jari karena regulasi pemerintah AS yang diberi nama Wolf Amendment yang berlaku pada 2011.

    Wolf Amendment melarang NASA untuk menggunakan dana pemerintah untuk bekerja sama dengan China. Pengecualian hanya bisa diberikan jika FBI menyatakan kolaborasi tidak menimbulkan ancaman keamanan atau berisiko menimbulkan kebocoran terkait teknologi dan data luar angkasa.

    “Hambatan kerja sama antariksa AS-China adalah Wolf Amendment,” kata Wakil Ketua Badan Antariksa Nasional China, Bian Zhigang. Jika AS ingin ada harapan kerja sama antariksa secara rutin, mereka harus mengambil langkah untuk mengangkat hambatan ini.”

    Posisi China kini memang sedang ada di atas angin soal penjelajahan Bulan. Negara tersebut sukses menyelesaikan 6 misi ke Bulan dalam beberapa tahun terakhir.  Di sisi lain, perjalanan terakhir NASA ke Bulan berlangsung 50 tahun lalu.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Gelar “Beyond Super App”, Bank Mandiri Beri Kabar Gembira




    Next Article



    Pesawat Amerika di Bulan Terguling, Gagal Mendarat Tegak



    (dem/dem)

    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.