Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Joe Biden Tak Menyerah, China Kasih Pesan Menohok
    Insight News

    Joe Biden Tak Menyerah, China Kasih Pesan Menohok

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Juli 2024Updated:2 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) mengucurkan jutaan dolar investasi serta sederet aturan untuk ‘menjegal’ China dalam pengembangan industri kecerdasan buatan (AI).

    Namun, upaya AS dinilai tidak membantu “perkembangan yang sehat” bagi industri teknologi AI. Malah, upaya pemerintahan Joe Biden akan menimbulkan perpecahan dalam hal tata kelola global, kata perwakilan China untuk PBB.

    Bulan lalu, AS mengeluarkan rancangan peraturan yang melarang atau mewajibkan pemberitahuan atas investasi tertentu dalam AI dan sektor teknologi lainnya di China. Biden berdalih teknologi AI yang dikembangkan China dapat mengancam keamanan nasional AS.

    “Kami dengan tegas menentang sanksi-sanksi ini,” kata Duta Besar China untuk PBB Fu Cong ketika ditemui setelah Majelis Umum PBB, dikutip dari Reuters, Selasa (2/7/2024).

    Resolusi PBB tersebut menyerukan kepada komunitas internasional untuk menyediakan dan mendorong lingkungan bisnis yang adil, terbuka, inklusif, dan non-diskriminatif di seluruh siklus hidup sistem kecerdasan buatan yang aman, terjamin, dan dapat dipercaya.

    Fu mengatakan tindakan AS tidak mendorong lingkungan bisnis yang inklusif dan dia mendesak pemerintahan Biden untuk membatalkan keputusannya.

    “Kami tidak percaya bahwa posisi atau keputusan pemerintah AS akan membantu perkembangan teknologi AI yang sehat, dan lebih jauh lagi akan memecah belah dunia dalam hal standar dan aturan yang mengatur teknologi AI,” katanya.

    Departemen Keuangan AS menerbitkan peraturan yang diusulkan setelah Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif pada Agustus lalu sebagai bagian dari langkah untuk mencegah teknologi AS membantu Tiongkok dalam pengembangan teknologi canggih dan mendominasi pasar global.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Lumpuhkan China, Joe Biden Rela Bayar Rp 1,2 Triliun





    Next Article



    Ambisi China Terkuak, Hapus Teknologi AS Diganti Produk Lokal



    (fab/fab)

    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.