Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Microsoft Tutup Data Center di Dasar Laut
    Insight News

    Microsoft Tutup Data Center di Dasar Laut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Juli 2024Updated:2 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Proyek data center bawah laut milik Microsoft resmi ditutup. Project Natick bertahan hampir 9 tahun setelah dimulai tahun 2015 lalu.

    Kepala Operasi dan Inovasi Cloud Microsoft, Noelle Walsh mengatakan hasil proyek tersebut membuat timnya belajar banyak. Penerapan data center itu kemungkinan juga akan diterapkan pada kasus lain.

    “Saya tidak membangun pusat data bawah laut di manapun di dunia. Tim saya mengerjakan dan berhasil,” jelasnya dikutip dari Tech Radar, Senin (2/7/2024).

    “Kami belajar banyak soal operasi bawah laut serta dampak pada server. Jadi kami akan menerapkan pembelajaran itu pada kasus lain,” imbuh Walsh.

    Pusat data bawah laut diuji pertama kali di lepas pantai Skotlandia tahun 2018. Saat itu, 855 server berada di bawah permukaan layt selama lebih dari dua tahun.

    Hasilnya hanya enam server yang gagal. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit saat uji coba darat sebelumnya, yakni 8 yang gagal dari 135 server yang disediakan.

    Ben Cutler selaku pemimpin Project Natick saat itu mengatakan tingkat keberhasilannya karena tidak ada manusia yang langsung berinteraksi dengan server. Proyek itu menempatkan server dalam kapsul dan menggunakan nitrogen yang tak terlalu korosif untuk menggantikan oksigen.

    Project Natick memang cukup menjanjikan. Bahkan Microsoft telah punya banyak rencana untuk data center dasar lautnya.

    Termasuk mempertimbangkan proyek itu sebagai pusat data terumbu buatan. Jadi akan berdampak pada penempatan server serta kehidupan laut.

    Pada akhirnya, proyek ini ditutup. Namun Microsoft juga telah menyiapkan teknologi lain seperti robotika untuk meningkatkan operasi pusat data.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Meraih Cita-cita Indonesia Jadi Pusat Data Center di ASEAN




    Next Article



    Valuasi Rp 15,6 T, Telkom Dikabarkan Jual Saham Bisnis Data Center



    (dem/dem)

    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.