Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Buruh Pabrik Terancam Punah, Tandanya Makin Ngeri
    Insight News

    Buruh Pabrik Terancam Punah, Tandanya Makin Ngeri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juni 2024Updated:27 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC indonesia – Perkembangan teknologi mengarah ke otomatisasi di berbagai aspek, salah satunya dalam proses manufaktur. Hal ini akan mengancam eksistensi buruh pabrik, sebab bisa digantikan oleh robot-robot canggih. 

    Startup software dan robotik Bright Machines mengumpulkan US$106 juta (Rp 1.741 miliar) dalam putaran pendanaan Seri C. Pada pendanaan kali ini, raksasa teknologi Nvidia dan Microsoft tergabung sebagai investor.

    Investor lain dalam putaran pendanaan Seri C termasuk perusahaan modal ventura Eclipse Ventures, pembuat robotika Jabil dan BlackRock. Bright Machines juga mengumpulkan utang US$20 juta dari J.P. Morgan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bright Machines yang berbasis di San Francisco merupakan perusahaan yang membuat peralatan dan software untuk mengotomatisasi berbagai tugas manufaktur melalui penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML).

    CEO Lior Susan dalam sebuah wawancara mengatakan, dana tersebut akan membantu memperkenalkan “versi platform kami yang lebih cepat dan lebih baik”.

    Tujuan perusahaan adalah memungkinkan seorang engineer merancang produk, lalu mengontrol agar sistem robotik yang berjarak ribuan mil dapat memproduksi objek tersebut.

    Salah satu kasus penggunaan yang signifikan adalah pembuatan perangkat keras server AI oleh Nvidia. Peralatan Bright Machines dapat membantu proses pembuatan sistem rakitan menjadi lebih efisien, berpotensi menghemat waktu pembuatan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, dengan menggantikan tenaga kerja manusia dengan robot dan software.

    “Jika saya bisa memberi Nvidia waktu satu bulan lebih cepat untuk memperkenalkan produk baru. Itu berharga miliaran dolar,” kata Susan, dikutip dari Reuters, Rabu (26/6/2024).

    Membangun server AI adalah pasar yang berkembang pesat bagi Bright Machines, karena perusahaan melihat banyaknya permintaan. Peralatan yang dimiliki perusahaan juga dapat membuat berbagai barang elektronik lainnya seperti telepon seluler.


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.