Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mau Suntik Vaksin Booster Pfizer? Ini Efek Sampingnya
    Insight News

    Mau Suntik Vaksin Booster Pfizer? Ini Efek Sampingnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Februari 2022Updated:5 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Vaksin merek Pfizer sudah mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM untuk digunakan sebagai suntikan penguat (booster) vaksin Covid-19. Penggunaan Pfizer sebagai vaksin penguat bisa menimbulkan beberapa efek samping kepada penerimanya.

    Penggunaan vaksin Pfizer sebagai penguat bisa dilakukan orang yang telah menerima vaksin 2 dosis merek Sinovac atau AstraZeneca. Nantinya, penerima kedua vaksin ini berhak menerima setengah dosis Pfizer atau setara 0,15 ml.

    Meski hanya diberikan setengah dosis, vaksin Pfizer tetap menimbulkan efek samping yang bisa dirasakan penerimanya. Beberapa dampak yang kerap dirasakan adalah sebagai berikut:

    – Nyeri pada lokasi suntikan

    – Nyeri otot

    – Nyeri sendi

    – Demam

    Penerima vaksin booster wajib berusia 18 tahun ke atas dan sudah melakukan vaksinasi primer lengkap minimal enam bulan sebelumnya. Pemberian vaksin penguat menggunakan Pfizer disebut punya tingkatan nilai titer antibodi netralisir yang mencapai 3,29 kali setelah satu bulan pemberian booster.

    Selain Pfizer, pemerintah juga memberikan kombinasi booster lagi bagi masyarakat penerima dua dosis pertama Sinovac dan AstraZeneca. Penerima vaksin dua dosis Sinovac bisa mendapatkan setengah dosis AstraZeneca sebagai penguat.

    Kemudian, penerima vaksin primer AstraZeneca bisa mendapatkan setengah dosis Moderna (0,25 ml), setengah dosis Pfizer (0,15 ml), atau satu dosis AstraZeneca (0,5) ml.

    Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga akhir Januari 2022 penerima vaksin penguat atau dosis ketiga di Indonesia sudah mencapai 4.417.154 orang. Jumlah ini setara 2,12% dari sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang.

    Pada saat yang sama, vaksin suntikan pertama sudah diberikan sebanyak 184.936.308 dosis (88,80%). Kemudian, vaksin dosis kedua sudah disalurkan sebanyak 128.400.791 dosis (61,65%).

    [Dexpert.co.id]

    (cha/cha)



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.