Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»X/Twitter Jatuh ke Dasar Jurang, Elon Musk Bisa Bangkrut?
    Insight News

    X/Twitter Jatuh ke Dasar Jurang, Elon Musk Bisa Bangkrut?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Juni 2024Updated:24 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Media sosial X tak baik-baik saja sejak dibeli oleh Elon Musk. Selama lebih dari satu tahun, pendapatan perusahaan yang dulu bernama Twitter terus mengalami penurunan.

    Penurunan pendapatan itu terlihat dalam dokumen yang disiapkan X untuk mendapatkan izin sebagai penerima uang seperti Paypal. Bloomberg yang mendapatkan dokumen itu melaporkan keuangan platform mengalami kesulitan sejak Oktober 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satu yang terungkap adalah pendapatan perusahaan anjlok hampir 40% selama enam bulan pertama 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Rentang waktu tersebut adalah tahun penuh pertama Musk mengendalikan X.

    Saat itu perusahaan menghasilkan US$1,48 miliar. X juga harus kehilangan US$456 juta selama kuartal pertama, dikutip dari Mashable, Kamis (20/6/2024).

    Iklan jadi alasan penurunan pendapatan yang cukup signifikan itu. Sebelum dibeli Musk, 90% pemasukan perusahaan berasal dari iklan.

    Namun Musk membuat banyak perubahan yang berujung kontroversi selama awal kepemimpinannya. Inilah yang membuat para pengiklan enggan masuk ke platform tersebut.

    Musk diketahui memutar otaknya untuk mengembalikan pendapatan X. Salah satunya dengan meluncurkan paket berlangganan X premium dan layanan berlangganan bagi pembuat konten.

    Sementara itu, laporan yang mengutip dokumen internal X itu menyebutkan layanan pembayaran bernama X Payments dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan keterlibatan di dalam platform. Perusahaan juga tak akan membebankan biaya pada sebagian besar layanan pembayaran.

    Sebenarnya rencana pembuatan bisnis pembayaran sudah diungkapkan pada Februari 2022, jauh sebelum Musk membelinya. Sebelumnya, dia juga sempat menyampaikan ide soal pengguna X bisa membuka rekening tabungan dengan janji mendapatkan ‘hasil yang tinggi’.

    X Payments akan memiliki dewan direksi dan tim manajemen sendiri. Belum jelas apakah X akan bermitra dengan bank atau pemroses pembayaran lain, namun yang pasti perusahaan belum akan memasukkan cryptocurrency dalam layanannya.

    Kendati masalah pendapatan di X cukup besar, tetapi sepertinya tak akan berpengaruh besar terhadap kekayaan Elon Musk. Dalam laporan Forbes Real Time Billionaires, Musk masih menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia dengan harta US$ 214,1 miliar. 

    Sumber uang Musk memang tersebar di berbagai channel. Selain menjadi pemilik X, Musk juga merupakan pendiri dan CEO raksasa mobil listrik Tesla, serta perusahaan roket luar angkasa dan satelit SpaceX. Ia juga berinvestasi di banyak startup. 


    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.