Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Lubang Raksasa Terdalam Dunia Terkuak, Muat Monas Tiga Tumpuk!
    Insight News

    Lubang Raksasa Terdalam Dunia Terkuak, Muat Monas Tiga Tumpuk!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Juni 2024Updated:24 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian berhasil menemukan lubang raksasa yang berada di kawasan Meksiko. Penelitian itu mengungkapkan kondisi air di dalam Taam Ja’ Blue Hole (TJBH).

    Terletak di pantai tenggara Semenanjung Yucatan, TJBH memiliki kedalaman sekitar 420 meter di bawah permukaan laut. Artinya, kedalaman lubang ini melampaui tiga kali tinggi monumen nasional yang tingginya 132 meter.

    Keadaan tersebut jauh lebih dalam dari temuan pertama kali pada 2021 lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para peneliti dalam jurnal Frontiers in Marine Science mengungkapkan berhasil melakukan penyelaman pada tanggal 6 Desember 2023. Mereka melakukan profiler konduktivitas, suhu dan kedalaman (CTD).

    Salah satu temuannya adalah kondisi suhu dan salinitas pada lapisan 400 meter. Disebutkan kondisinya mirip dengan yang ada di Laut Karibia dan terumbu karang serta laguna di sekitarnya.

    Menurut tim peneliti, temuan itu berarti lubang TJBH terhubung dengan Laut Karibia. Yakni melalui jaringan terowongan yang disebutnya tersembunyi, dikutip dari Mirror, Rabu (19/6/2024).

    Meski telah ada perkiraan kedalamannya, hingga sekarang belum diketahui kedalaman sebenarnya TJBH. Sebab profiler CTD tak menemukan dasar lubang dan instrumen yang digunakan hanya bisa sampai kedalaman 500 meter.

    Pengukuran awal TJBH menggunakan echo sounder. Alat itu akan mengirimkan gelombang suara ke dasar dan kemudian mengukur kecepatan datangnya kembali.

    Namun alat tersebut tak bisa berfungsi dengan baik. Karena adanya fluktuasi kepadatan air dan bentuk tiap lubang yang tidak selalu vertikal dan diprediksi.

    “Konfirmasi kedalaman maksimum tidak bisa dilakukan karena keterbatasan instrumen pada ekspedisi ilmiah tahun 2021,” ungkap para peneliti.



    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.