Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini DIa Kabar Terbaru Nasib Satelit Satria-2 Pasca Starlink Masuk RI
    Insight News

    Ini DIa Kabar Terbaru Nasib Satelit Satria-2 Pasca Starlink Masuk RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Juni 2024Updated:22 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Nasib Satelit Satria-2 masih jadi pertanyaan sejak pendahulunya berhasil meluncur 19 Juni 2023 lalu. Termasuk juga karena adanya Starlink, layanan berbasis satelit yang juga telah masuk di Indonesia.

    Plt. Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI Tri Haryanto menjelaskan Satelit-2 masih menunggu kebijakan dari Menteri Kominfo. Ini juga melihat permintaan dan teknologi yang berkembang sekarang.

    “Menunggu kebijakan pak Menteri. Intinya dari demand lihat demand yang ada dan teknologi yang berkembang,” kata Tri dalam acara Ngopi Bareng di Kementerian Kominfo, Jumat (21/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia tak berbicara banyak soal Satria-2 sebab menunggu kebijakan yang ada. Satelit itu diketahui telah mendapatkan greenbook.

    Namun skema pembiayaannya akan berbeda. Satria-1 ini menggunakan KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), sementara Satria-2 dengan Skema Pinjaman Hibah Luar Negeri.

    “Perlu dikaji kembali,” ungkap dia.

    Tri juga menjawab kemungkinan Satria-2 menggunakan teknologi Low-Earth Orbit (LEO), yang juga digunakan oleh Starlink. Menurutnya penggunaan LEO mungkin dilakukan.

    Dia memberi catatan teknologi yang digunakan haruslah efektif. Selain itu juga harga dan kualitas yang dihadirkan baik.

    Sebagai informasi satelit LEO berada pada ketinggian 482 kilometer di atas permukaan. Teknologi ini memiliki keunggulan untuk meningkatkan kecepatan internet dan mengurangi tingkat latensi.

    “Sangat dimungkinkan, pertama teknologi yang efektif dan harga dan kualitas yang baik,” pungkasnya.



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.