Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perjuangan Bangun Internet di Pelosok RI, BTS Belum Jadi Sudah Dicuri
    Insight News

    Perjuangan Bangun Internet di Pelosok RI, BTS Belum Jadi Sudah Dicuri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Juni 2024Updated:22 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Tak mudah membangun BTS 4G di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Apalagi pembangunan di zona merah atau dikenal sebagai daerah kahar (force majeure).

    Plt. Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI Tri Haryanto bercerita beberapa daerah rawan terjadi konflik. Salah satunya material yang hilang dan rawan rusak saat diletakkan di lokasi pembangunan.

    Akhirnya beberapa material disimpan di gudang. Barang baru dikeluarkan sampai ada keputusan akan benar-benar dibangun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya lupa nama daerahnya, intinya ada beberapa material yang hilang. Kondisinya ketika sudah di taruh. beberapa material masih di gudang sampai keputusan pasti survei namanya material on area (MOA) masih di gudang,” jelas Tri dalam acara Ngopi Bareng di Kementerian Kominfo, Jumat (21/6/2024).

    “Ketika di site kita khawatir barang-barang rusak. Banyaknya sih perangkat pasif, pager, tower, biasanya diletakkan di sana. Khawatir hilang atau rusak,” imbuhnya.

    Selain konflik, ada beberapa daerah yang terkendala untuk menjangkau daerahnya. Misalnya hanya bisa ditempuh dengan helikopter.

    Hingga saat ini masih ada sisa 630 BTS yang belum terbangun. Dia mengatakan pihak Bakti masih melakukan survei bersama TNI memilih daerah yang bisa dilakukan pembangunan hingga pemeliharaan BTS ke depannya.

    “Jangan sampai pada saat melakukan maintenance. ketika mati tidak bisa diperbaiki,” ungkapnya.

    Sisa BTS itu diusahakan untuk bisa diselesaikan tahun ini. Semester 1 ini diharapkan sudah ada solusi dari survei yang dilakukan oleh TNI dan Bakti.

    “Di semester 1 mudah-mudahan memutuskan hasil survei tadi. Sama tadi bisa jadi penyelesaian karena mau enggak mau kan harus diselesaikan 2024, karena targetnya 2024,” ujar Tri.




    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.