Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perintah Badan Intel AS Restart HP Seminggu Sekali, Ada Apa?
    Insight News

    Perintah Badan Intel AS Restart HP Seminggu Sekali, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juni 2024Updated:20 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Keamanan Nasional AS (National Security Agency/NSA) mempublikasikan laporan bertajuk ‘Mobile Device Best Practices’. Isinya berupa panduan bagi pengguna HP agar terhindar dari kejahatan siber yang kian marak terjadi.

    Teknologi yang makin canggih membuat peretas makin gencar melancarkan aksinya. Jika tak hati-hati, rekening bisa terkuras habis. 

    Untuk menghindari hal tersebut, sebenarnya ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan. NSA mengatakan salah satunya adalah rutin me-restart HP seminggu sekali. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hal ini untuk memutus aksi peretasan dan pencurian data sensitif yang biasanya tak disadari. Dengan me-restart sistem ponsel, semua aktivitas berbahaya juga bisa dihentikan. 

    Selain itu, NSA membagikan tips lain yang bisa diimplementasikan. Misalnya, NSA menyarankan menggunakan PIN enam digit sebagai password. Namun dengan catatan, pengguna menyalakan opsi menghapus data ponsel setelah 10 kali kesalahan memasukkan PIN.

    Tips lainnya adalah mematikan Bluetooth saat tidak digunakan, dan jangan menggunakan jaringan WiFi publik, termasuk mematikan opsi WiFi saat sedang tak digunakan.

    “Jaringan WiFi tak terpakai yang disimpan di ponsel juga harus dihapus,” kata NSA, seperti dilansir Phone Arena, dikutip Rabu (19/6/2024).

    Pengguna juga disarankan untuk menjaga kontrol fisik terhadap HP yang digunakan, artinya jangan membiarkan ponsel dipakai oleh orang tak dikenal.

    Kemudian, NSA menyarankan pengguna untuk menginstal aplikasi seperlunya saja, yakni aplikasi yang benar-benar dipakai setiap hari.

    NSA mengingatkan supaya hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi, yaitu App Store untuk iOS dan Play Store untuk Android. Dan jangan lupa untuk menutup aplikasi yang sudah tidak dipakai.

    Ketika ada pembaruan software untuk ponsel atau aplikasi, segera instal pembaruan tersebut. NSA menyarankan pengguna untuk tidak menggunakan perangkat mengirimkan informasi sensitif.

    “Juga, jangan pernah membuka attachment atau link dari email tak dikenal,” tegas NSA.

    Dari segi pengisian daya, NSA menyebut jangan sembarangan mengisi daya ponsel. Sebaiknya hanya gunakan kabel dan aksesori pengisi daya asli dari produsen tepercaya, dan hindari mengisi daya ponsel di tempat-tempat pengisian daya di publik.

    Perlu diingat ketika Anda menerima pesan pop up sebaiknya dihiraukan saja, karena kemungkinan menyimpan bahaya.

    “Jika sampai muncul, langsung force close semua aplikasi yang sedang terbuka,” kata mereka.

    Terakhir, melakukan jailbreak (untuk iPhone) dan root (untuk Android) sangat tidak disarankan oleh NSA. Untuk Location Services, NSA menyarankan untuk sebaiknya dimatikan jika sedang tak digunakan, dan ponsel mesti rutin di-restart, setidaknya seminggu sekali.


    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.