Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mau Gantikan X tapi tidak Etis & Langgar Hukum
    Insight News

    Mau Gantikan X tapi tidak Etis & Langgar Hukum

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juni 2024Updated:19 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengamat keamanan siber dari www.vaksin.com, Alfons Tanujaya, menyampaikan analisis perihal kemunculan media sosial Elaelo yang viral beberapa waktu belakangan. Ini tak lepas dari rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir X yang membolehkan konten pornografi di platform tersebut dan Elaelo menempatkan diri sebagai pengganti X.

    “Pada awalnya, trik Elaelo menjadikan dirinya viral adalah dengan menjanjikan 1.000 centang biru bagi pengguna yang mendaftarkan diri pertama kali dan menyatakan ini adalah platform kebanggaan anak bangsa. Namun sayangnya, Elaelo kemudian melakukan beberapa tindakan tidak etis dan cenderung melanggar hukum,” ujar Alfons dalam siaran pers yang diterima CNBC Indonesia, Selasa (18/6/2024).

    Lalu, apa tindakan tidak etis dan tidak terpuji yang dilakukan oleh Elaelo yang harus diwaspadai dan dihindari oleh penggunanya?

    Pertama, menurut Alfons, situs elaelo.id menampilkan logo Garuda Pancasila dan menampilkan tulisan “Under Construction by Kominfo”. Hal itu, lanjut dia, memberikan kesan seakan-akan Elaelo adalah aplikasi yang didukung atau dibangun oleh Kementerian Kominfo.

    “Hal ini jelas menyesatkan karena Kominfo sendiri tidak pernah menginformasikan adanya aplikasi pengganti X di bawah Kominfo bernama Elaelo,” kata Alfons.

    Kedua, menurut dia, salah satu admin Elaelo -Iron Dome #Hmei- melakukan manipulasi berita dari portal berita CNBC Indonesia dan dengan sengaja mengubah judul berita menjadi berita palsu bahwa Elaelo direkomendasikan oleh Kementerian Kominfo.

    Adapun judul berita yang sudah dimanipulasi dan disebarkan dapat dilihat di bawah ini:


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Adapun judul berita yang sebenarnya dapat dilihat di bawah ini:

    Menurut Alfons, ada platform chat karya anak bangsa seperti Palapa yang pantas menjadi kebanggaan anak bangsa dan dipenggawai oleh Gildas dan Onno W. Purbo. Platform chat Palapa ini benar-benar menyediakan platform berbagi pesan saingan WhatsApp, Telegram atau Signal dan merupakan karya anak bangsa dan tidak melakukan tindakan tidak terpuji dalam menjalankan penyebaran informasi layanannya.

    “Dan hebatnya lagi mereka selain mengutamakan sekuriti/pengamanan maksimal user-nya juga melakukan self funding dalam memberikan layanannya,”




    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.