Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Parah! Perusahaan Startup Mobil Listrik Ini Bangkrut, Asetnya Dijual
    Insight News

    Parah! Perusahaan Startup Mobil Listrik Ini Bangkrut, Asetnya Dijual

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juni 2024Updated:18 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pembuat mobil listrik Fisker bangkrut. Fisker sudah mengajukan perlindungan kebangkrutan ke pengadilan pada Senin (17/6/2024) kemarin, dengan tujuan ingin menjual asetnya dan merestrukturisasi utangnya.

    Perusahaan ini bangkrut, setelah ‘membakar uang tunai’ yang sangat cepat untuk mengirimkan mobil SUV-nya Ocean di Amerika Serikat dan Eropa.

    Produsen kendaraan listrik lainnya seperti Proterra, Lordstown, dan Electric Last Mile Solutions juga bangkrut dalam dua tahun terakhir, karena menipisnya cadangan uang tunai, hingga terhambat untuk menggalang dana untuk meningkatkan produksi imbas dari masalah rantai pasok global. Fisker kini sedang diselidiki regulator pemerintahan AS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan yang didirikan oleh desainer otomotif Henrik Fisker telah menunjukan keraguan untuk menjalankan bisnisnya sejak Februari lalu. Upaya mendapatkan investasi dari produksi mobil besar gagal sehingga memaksa untuk menahan operasinya.

    “Seperti perusahaan lain di industri kendaraan listrik, kami telah menghadapi berbagai tantangan pasar dan makroekonomi yang berdampak pada kemampuan kami untuk beroperasi secara efisien,” kata Fisker, mengutip Reuters, Selasa (18/6/2024).

    Lebih lanjut, Fisker juga mengatakan setelah mengevaluasi semua opsi, ia memutuskan untuk melakukan penjualan aset.

    Perusahaannya juga sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan pemangku kepentingan keuangan untuk pembiayaan yang dimiliki oleh debitur, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    Untuk diketahui unit operasi Fisker Group Inc, mengajukan kebangkrutan bab 11 di Delaware, Amerika Serikat. Perkiraan aset yang dimiliki perusahaan sebesar US$ 500 juta hingga US$ 1 miliar dan kewajiban sebesar US$ 100 hingga US$ 500 juta. Sesuai pengajuan dalam pengadilan diperkirakan ada 200 – 999 kreditor yang terlibat.

    Dari catatan Reuters, Fisker gagal mendapatkan dana dari perusahaan mobil yakni Nissan. Sehingga Fisker mulai menjajaki opsi termasuk restrukturisasi di dalam maupun di luar pengadilan dan pasar modal.

    Mereka juga sempat menghentikan produksi serta investasi pada proyek-proyek di masa depan hingga mendapatkan kemitraan dengan perusahaan otomotif lain. Adapun perusahaan ini juga pernah mengatakan memangkas 15% tenaga kerjanya.

    Fisker telah memproduksi lebih dari 10.000 kendaraan pada tahun 2023, yang mana jauh di di bawah targetnya. Namun perusahaan hanya mengirimkan 4.700 mobil.

    Kini mobil-mobilnya sedang dalam penyelidikan regulator keselamatan di Amerika terkait insiden tertentu, sejak bulan lalu.


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.