Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hadapi AI, Pemerintah Ngaku Sangat Hati-hati
    Insight News

    Hadapi AI, Pemerintah Ngaku Sangat Hati-hati

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juni 2024Updated:14 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id -Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan pengembangan artificial intelligence memerlukan sejumlah regulasi. Meski demikian, regulasi mengenai sektor ini harus dibuat sangat hati-hati dan tidak mengekang.

    Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja, Deputi IV Kemenko Perekonomian, Chairul Saleh mengatakan sejauh ini baru ada Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial. Menurutnya, masih sedikitnya aturan mengenai AI karena pemerintah berpandangan pengembangan sektor ini tak boleh terlalu dikekang.

    “Kami mengaturnya harus hati-hati, karena kalau aturan terlalu restrict akan membatasi inovasinya dan tidak bisa tumbuh,” kata Chairul dalam diskusi di kantornya, dikutip Kamis, (13/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia mengatakan aturan tentang kecerdasan buatan harus dibuat longgar karena membutuhkan orang-orang yang kreatif dan inovatif. Menurut dia, yang perlu diatur secara ketat dalam aturan AI justru kemerdekaan individu.

    “Misal personal data kita, kedua soal copyright, seperti pemanfaatan AI untuk membuat makalah,” kata dia.

    Soal hak cipta, dia mencontohkan kasus penyanyi almarhum Chrisye yang suaranya ditiru oleh AI untuk menyanyikan berbagai lagu. Dia mengatakan hak royalti kepada keluarga harus bisa dipastikan dalam kasus ini. “Itu royalti sebagai penyanyi bagaimana, justru menurut kami itu yang perlu difokuskan bukan perkembangan AI-nya,” kata dia.

    “Kita butuh satu regulasi yang agile dan adaptif,” kata dia.



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.