Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Banting Harga Lagi di Indonesia Jadi Segini
    Insight News

    Starlink Banting Harga Lagi di Indonesia Jadi Segini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juni 2024Updated:14 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah polemik dan isu perang harga atau predatory pricing, Starlink malah tak gentar melakukan pemangkasan harga.

    Pantauan CNBC Indonesia di situs resminya, Starlink membanting harga perangkat kerasnya dari Rp 7,8 juta menjadi Rp 5,9 juta. 

    Sebelumnya, saat pertama kali masuk, Starlink melakukan diskon besar-besaran perangkat keras menjadi Rp 4,7 juta. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bedanya, promosi awal memiliki batas waktu hingga 10 Juni 2024. Terbaru, pemotongan harga menjadi Rp 5,9 juta tak memiliki batas waktu yang jelas.

    Perlu dicatat, diskon Starlink hanya untuk paket Residensial dan Jelajah. Paket lainnya seperti untuk Kapal masih tetap normal. 

    Harga langganannya juga masih sama, yakni Rp 750.000 untuk Residensial dan Rp 990.000 untuk Jelajah. 

    Isu soal perang harga Starlink sempat dikomentari Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Aju Widya Sari.

    Ia menjelaskan predatory pricing bukan hanya terkait harga murah. Terdapat beberapa analisa lain untuk mencapai kesimpulan adanya perang harga.

    “Kalau terjadi gangguan dalam pelaksanaan tarif itu bisa diadukan di kominfo. Kita lihat dulu pasarnya seberapa jauh terganggunya. Harus ada bukti,” jelas Aju beberapa waktu lalu.

    Beberapa bukti yang dimaksud bukan hanya terkait harga di lapangan. Namun juga di sisi korban, wilayah, dan respons konsumen soal tarif layanan.

    “Contoh predatory pricing harus ada bukti benar-benar ada korban. Jangan cuman wacana-wacana aja, harus ada bukti dia predatory price,” kata dia.




    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.