Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gejala Ringan Covid Omicron Bisa Dilawan Pakai Obat Warung?
    Insight News

    Gejala Ringan Covid Omicron Bisa Dilawan Pakai Obat Warung?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Februari 2022Updated:4 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu gejala yang umum ditemukan pada pasien Covid-19 varian omicron adalah flu. Obat flu sendiri sebenarnya bisa ditemukan dengan bebas tanpa resep dokter atau dikenal sebagai obat warung, namun ampuhkah untuk mengatasi varian baru tersebut?

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan penggunaan obat tersebut hanya untuk menghilangkan gejala saja, bukan untuk menghentikan infeksi virus di dalam tubuh.

    “Itu hanya menghilangkan gejala saja ya,” jelas Siti Nadia kepada CNBC Indonesia, Kamis (3/2/2022).

    Sebagai informasi, beberapa gejala yang sering dirasakan pasien misalnya batuk, pilek, serta nyeri tenggorokan.

    CDC Amerika Serikat (AS) pada Desember 2021 melaporkan gejala yang timbul akibat Omicron. Misalnya batuk sebanyak 89%, fatigue 65%, hidung tersumbat (rirone) 59%, dan demam 38%.

    Berikutnya ada mual atau muntah 22%, sesak nafas 16%, diare 11%, serta anosmia atau ageusia 8%.

    Sementara itu pemerintah menganjurkan untuk masyarakat terinfeksi Covid-19 tanpa gejala (OTG) atau ringan bisa melaksanakan isolasi mandiri. Mereka juga akan mendapatkan layanan telemedisin yang disediakan oleh pemerintah.

    Masyarakat akan mendapatkan obat bergantung pada keadaan pasien. Paket A diberikan pada pasien OTG dan gejala ringan mendapatkan paket B.

    Paket A berisi multivitamin C, B, E, dan Zinc. Dosisnya 1×1 dengan jumlah 10 hari dan peruntukannya semua umur.

    Paket B berisi obat yang jauh lebih banyak. Ada Multivitamin C, B, E, dan Zinc dosis 1×1 jumlah 10, serta Favipiravir 200 mg berisi 40 kaplet.

    Ada juga pilihan Molnupiravir 200 mg, dengan dosis 2×4 tab sekitar 1-5 hari dan jumlah 40. Berikutnya Parasetamol tab 500 mg, dosis dituliskan jika diperlukan dan jumlah 10.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.