Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Respons Ucapan Luhut, Bos Telko Beberkan Alasan RI Masih Butuh BTS
    Insight News

    Respons Ucapan Luhut, Bos Telko Beberkan Alasan RI Masih Butuh BTS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juni 2024Updated:11 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) memastikan industri masih butuh teknologi BTS. Ini menjawab pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan BTS sudah tak diperlukan.

    Pernyataan Luhut itu mengaitkan dengan keberadaan Starlink. Layanan tersebut diklaim bisa menggantikan tower BTS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Nggak perlu ada BTS-BTS-an orang udah ada Starlink,” kata Luhut dikutip dalam sebuah acara diskusi media.

    Sekjen ATSI, Marwan O Baasir mengatakan kebutuhan BTS masih ada.

    “Kalau ngeliat sekarang masih butuh kan. BTS masih dibutuhkan masyarakat,” jelas Sekjen ATSI Marwan O Baasir, di kantor XL Axiata, Senin (10/6/2024).

    Menurutnya, komunikasi di tanah air belum mumpuni. Semua teknologi, termasuk satelit dan BTS, seharusnya saling berdampingan.

    “Kalau menurut kami [dari] ATSI, ini berdampingan. Industri yang ada sekarang ditambah Starlink sebagai pelengkap untuk backhaul enggak mungkin langsung tersedia. Enggak semua langsung tersedia 100%,” ungkapnya.

    Ditemui dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Ririek Adriansyah mengatakan hal serupa. BTS tetap dibutuhkan untuk menggelar jaringan internet di Indonesia.

    Dia mengatakan Starlink akan saling mengisi. Layanan berbasis satelit itu juga disebutnya akan efektif untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

    “Dengan Starlink akan saling mengisi, Starlink lebih efektif di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” ungkap Ririek dalam konferensi pers Digiland Run 2024, di Jakarta, Senin (10/6/2024).



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.