Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Taktik Israel Hancurkan Gaza Terungkap, Seret Perusahaan Elon Musk
    Insight News

    Taktik Israel Hancurkan Gaza Terungkap, Seret Perusahaan Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Juni 2024Updated:9 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Israel diam-diam menyebarkan kampanye online yang menyasar pembuat kebijakan di Amerika Serikat (AS). Tujuannya untuk meningkatkan dukungan atas genosida yang dilakukan Israel di Gaza, menurut laporan New York Times.

    Menurut empat sumber yang identitasnya tak diungkap, kampanye besar-besaran Israel dilancarkan oleh Stoic, firma pemasaran berbasis Tel Aviv. Perintahnya langsung dari Kementerian Luar Negeri dan Diaspora Israel.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Secara garis besar, kampanye tersebut melibatkan ratusan akun media sosial palsu yang menyamar sebagai warga AS. Akun-akun itu lantas menciptakan konten-konten yang mendukung Israel.

    Konten-konten itu disebar melalui berbagai platform populer seperti X, Facebook, dan Instagram, dikutip dari Forbes, Kamis (6/6/2024).

    Akun-akun itu secara spesifik berfokus ke pejabat-pejabat Demokrat berkulit hitam. Antara lain Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries dan Senator Raphael Warnock.

    Konten-konten propaganda yang dibuat mendorong pemangku kebijakan AS meneruskan pendanaan perang untuk Israel.

    Menurut laporan New York Times, kampanye-kampanye itu masih kencang bersirkulasi di X. Penciptaan konten palsunya menggunakan tool chatbot ChatGPT buatan OpenAI.

    Pekan lalu, Meta dan OpenAI merilis pernyataan terpisah dan menegaskan pihaknya telah menghapus konten-konten yang dilancarkan Stoic.

    Meta mengatakan telah memblokir 510 akun, 11 pages, dan 1 grup di Facebook, serta 32 akun Instagram yang berasal dari Israel dan menunjukkan konten tak orisinil.

    Meta mengatakan akun-akun tersebut menyamar sebagai mahasiswa Yahudi, warga keturunan Afrika-Amerika, dan warga AS pada umumnya yang memiliki perhatian khusus ke perang Gaza.

    Konten-konten itu memuji aksi militer Israel dan mengkritik lembaga-lembaga yang mendukung Palestina.

    OpenAI juga mengatakan Stoic menggunakan tool AI miliknya untuk mengumpulkan dan mengedit konten-konten anti-Hamas, anti-Qatar, dan pro-Israel.



    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.