Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker Beraksi Lagi! Rp 4,6 Triliun Dana di Kripto Dicuri
    Insight News

    Hacker Beraksi Lagi! Rp 4,6 Triliun Dana di Kripto Dicuri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Februari 2022Updated:3 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Peretasan kripto kembali menelan korban. Kali ini menimpa jembatan menghubungkan Ethereum dan Solana, Wormhole dan berhasil mendapatkan US$320 juta atau Rp 4,6 triliun.

    CNBC Internasional melaporkan jika situs web resmi sedang dalam keadaan offline. Pengembang yang mewakili Wormhole mengonfirmasi kejadian itu di akun Twitternya, serta menambahkan jaringan tersebut sedang diperbaiki sementara melihat ke dalam potensi eksploitasi, dikutip Kamis (3/2/2022).

    Disebutkan pencuri berhasil membawa 120 ribu wETH (wrapped Ether) dan tim proyek menjanjikan menambahkan Ether dalam beberapa jam ke depan memastikan wETH didukung 1:1 dan membuat jaringan kembali aktif.

    Menurut analisis dari perusahaan keamanan siber Blockchain CertiK, keuntungan penyerangan hingga saat ini sekitar US$251 juta (Rp 3,6 triliun) dari Ethereum, US$47 juta (Rp 676,1 miliar) dalam Solana, dan lebih dari US$4 juta (Rp 57,5 miliar) dalam USDC.

    Menurut CertiK, peretas berhasil mengeksploitasi kerentanan pada sisi jembatan Solana untuk membuat 120 ribu token Ethereum ‘terbungkus (wrapped)’ untuk diri sendiri. Ini dipatok dengan nilai koin asli namun bisa dioperasikan dengan Blockchain lain.

    Nampaknya token ini juga digunakan untuk mengklaim Ethereum yang berada di sisi lainnya.

    Sebelum dieksploitasi, jembatan punya rasio 1:1 Ethereum untuk membungkus Ethereum pada Blockchain Solana. “Eksploitasi ini mematahkan patokan 1:1 karena ada setidaknya 93.750 lebih sedikit ETH yang disimpan sebagai jaminan,” ungkap perusahaan.

    Salah satu pendiri CertiK, Ronghui Gu mengatakan peretasan ini membuat kekhawatiran soal keamanan dalam Blockchain. “Peretasan senilai US$320 juta di Wormhole Bridge menyoroti tren serangan yang berkembang pada protokol Blockchain. Serangan ini membunyikan alarm kekhawatiran yang berkembang soal keamanan di Blockchain,” jelasnya.

    Layanan forensik, TRM Labs menyebut 96 ribu wETH telah dikirim ke Blockchain Ethereum. “Belum ada pergerakannya selanjutnya namun kami sedang melacak situasinya,” kata TRM, dikutip The Straits Times.

    Pengembang Wormhole juga disebut menawarkan hadiah untuk peretas senilai US$10 juta (Rp 143,8 miliar). Ini untuk informasi detail eksploitasi dan pengembalian dana.

    Sebagai informasi pemegang kripto sering beroperasi tidak hanya dalam satu ekosistem saja. Jadi pengembang telah membangun jembatan untuk memungkinkan pengguna dapat mengirim kripto dari satu rantai ke rantai lainnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.