Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jual Kaca Mata di RI, Temasek Hargai Startup Ini Rp 81 Triliun
    Insight News

    Jual Kaca Mata di RI, Temasek Hargai Startup Ini Rp 81 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Juni 2024Updated:4 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Temasek membeli saham startup jaringan ritel kacamata asal India yang bernama Lenskart. Suntikan modal dari Temasek dan investor lain mendongkrak valuasi Lenskart melampaui US$ 5 miliar (Rp 81 triliun).

    TechCrunch memberitakan bahwa Temasek, badan investasi milik negara Singapura dan Fidelity, mengeluarkan uang senilai US$ 200 juta (Rp 3,25 triliun) untuk membeli saham Lenskart. Setelah penanaman modal tersebut, valuasi Lenskart kini menembus Rp 81 triliun.

    Lenskart adalah perusahaan rintisan asal India pemilik jaringan ritel kacamata terbesar di India dan kini sedang agresif berekspansi ke Timur Tengah dan Asia Tenggara.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebelumnya, badan investasi Abu Dhabi yang bernama ADIA juga menyuntikkan US$ 500 juta (Rp 8,1 triliun) ke Lenskart.

    Investor terdahulu Lenskart termasuk SoftBank dan Alpha Wave Global. Startup ini menjual kacamata, kacamata hitam, lensa kontak, dan aksesori lainnya.

    Lenskart berhasil menjadi peritel aksesori mata nomor satu di India dengan menawarkan produk premium di tingkat harga yang lebih terjangkau.

    Startup ini mampu menawarkan produk di harga yang lebih rendah karena model bisnisnya yang efisien. Selain memproduksi sendiri bingkai kacamata dan lensa kontak, Lenskart juga berhasil menjalin kemitraan eksklusif dengan brand dari luar India.

    Lenskart berambisi membuka 7 toko baru setiap pekan dan berencana memproduksi 20 juta pasang kacamata pada 2024. Perusahaan ini juga telah beroperasi di Indonesia.

    Menurut TechCrunch, pendapatan Lenskart mencapai US$ 180 juta selama 12 bulan yang berakhir pada Maret 2022. Tiap bulan, operasional perusahaan menyedot US$ 50 juta dari kas perusahaan.


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.