Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gelombang 3 Mengancam RI, Stok Vitamin dan Obat Covid Aman?
    Insight News

    Gelombang 3 Mengancam RI, Stok Vitamin dan Obat Covid Aman?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Februari 2022Updated:2 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Meningkatnya kasus Covid-19 termasuk adanya varian Omicron membuat Indonesia terancam masuk gelombang ketiga. Bagaimana stok obat dan vitamin di dalam negeri?

    Ketua Umum Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia, Tirto Kusnadi memastikan pihaknya bisa memenuhi kebutuhan obat Covid-19 dan vitamin. Ini berlaku juga untuk kebutuhan obat bagi pasien dengan gejala berat.

    “Fakta-fakta kebutuhan obat Covid panduan asosiasi kedokteran kita siap. Sepanjang diberitahukan kebutuhan obat itu misalnya sudah off paten hampir bisa disediakan. Untuk ringan bisa vitamin-vitamin. Berat, rumah sakit sudah tersedia,” kata Tirto dalam rapat bersama Komisi VI, Rabu (2/2/2022).

    Dia menyebutkan jumlah ketersediaan beberapa vitamin dan obat di Indonesia. Misalnya Vitamin C, D, E, Zinc tersedia 147 juta tablet serta antivirus Favipiravir sebanyak 91 juta tablet.

    Ada juga Azithromycin dengan 11 juta tablet. Remdesivir Injeksi sebanyak 403 ribu vial serta Tocilizumab/Regdanvimab ada 26 ribu tablet.

    Dia mengatakan sejak awal pandemi, anggota asosiasi farmasi berusaha memenuhi obat-obatan di tanah. Walaupun dia akui memang saat pertama kali ada hantaman pandemi, belum terlalu sempurna.

    Tahun lalu, pihaknya juga berusaha memenuhi kebutuhan obat-obat seperti Ivermectin, Favipiravir dan Remdesivir. Namun memang sempat terjadi masalah saat itu karena kasus Covid-19 yang melonjak. 

    Kenaikan tersebut juga berimbas pada permintaan yang juga melonjak sebanyak 4-5 kali. Menurutnya hal yang sama terjadi juga di seluruh dunia.

    “Begitu mendadak kejadian Covid-19 sehingga 405 kali kebutuhan. Seluruh dunia juga sulit mendadak dengan permintaan 4-5 kali lipat,” kata Tirto.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.