Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Hacker China Akhirnya Ditangkap, Amerika Buka Suara
    Insight News

    Raja Hacker China Akhirnya Ditangkap, Amerika Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Mei 2024Updated:31 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang warga China ditangkap dan dituding sebagai hacker. Pihak Amerika Serikat (AS) buka suara terkait penangkapan itu.

    Wang Yunhe (35), ditangkap di Singapura pada 24 Mei 2024. Penangkapan itu menyusul penangkapan 10 orang China dengan kewarganegaraan ganda pada Agustus lalu karena melakukan pencucian uang US$2 miliar lewat Singapura.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ternyata kejahatan yang dilakukan bukan hanya pencucian uang. Namun sebuah skema serangan siber berskala besar.

    Departemen Kehakiman AS mengatakan Wang dan beberapa orang lainnya merupakan hacker yang mengambil alih banyak komputer di dunia.

    “Diduga menciptakan dan menyebarkan malware untuk menyusup dan mengumpulkan jaringan jutaan komputer Windows perumahan di seluruh dunia,” kata Departemen Kehakiman dikutip dari Reuters, Jumat (31/5/2024).

    Wang disebut mengantingi US$99 juta selama empat tahun dari 2018 hingga Juli 2022. Uang tersebut berasal dari penjualan akses ke IP Proxy yang telah dibajak.

    Mereka yang membeli lalu akan mencuri miliaran dolar dari berbagai pihak. Mulai dari lembaga keuangan, penerbit kartu kredit, dan program pinjaman federal.

    Wang menggunakan hasil kejahatan untuk membeli properti di sejumlah tempat, termasuk AS dan China. Selain itu dia memiliki 21 properti, mobil sport, lusinan rekening bank baik domestik dan internasional, serta lebih dari dua lusin dompet mata uang kripto.

    “Wang menggunakan hasil yang didapatkan tidak sah untuk membeli properti nyata di AS, St. Kitts dan Nevis, China, Singapura, Thailand, Uni Emirat Arab,” jelas lembaga tersebut.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.