Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Peneliti China Klaim Temukan Obat Diabetes, Sembuh dalam 11 Minggu
    Inspiring You

    Peneliti China Klaim Temukan Obat Diabetes, Sembuh dalam 11 Minggu

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 Mei 2024Updated:30 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah ilmuwan China mengklaim telah berhasil menyembuhkan pasien diabetes menggunakan terapi sel yang inovatif. Perawatan perintis ini dikembangkan oleh tim dari Rumah Sakit Shanghai Changzheng, Pusat Keunggulan Ilmu Sel Molekuler di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, dan Rumah Sakit Renji.

    Temuan ini juga dijelaskan secara rinci dalam jurnal Cell Discovery pada 30 April. Kendati demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk validasi.

    Menurut laporan South China Morning Post, dalam sebuah kasus ada seorang pasien menjalani transplantasi sel pada Juli 2021. Hebatnya, dalam sebelas minggu, dia tidak lagi memerlukan insulin eksternal.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selama tahun berikutnya, pasien tersebut secara bertahap mengurangi dan akhirnya berhenti minum obat untuk mengontrol gula darah.

    “Pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa fungsi pankreas pasien pulih secara efektif,” kata Yin, salah satu peneliti utama.

    Kini pasien tersebut telah bebas insulin selama 33 bulan. Terobosan ini menandai kemajuan signifikan dalam terapi sel untuk diabetes.

    Diabetes adalah suatu kondisi kronis yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi, yang menyebabkan komplikasi parah jika tidak ditangani dengan baik. Perawatan tradisional melibatkan suntikan insulin dan pemantauan terus-menerus, yang dapat memberatkan pasien.

    Pendekatan inovatif untuk terapi sel

    Terapi baru ini melibatkan pemrograman sel mononuklear darah. Pendekatan ini memanfaatkan kemampuan regeneratif tubuh, sebuah bidang baru yang dikenal sebagai pengobatan regeneratif.

    “Teknologi kami telah matang dan menciptakan inovasi dalam bidang pengobatan regeneratif untuk pengobatan diabetes,” kata Yin.

    China merupakan negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi di dunia. Negara tirai bambu itu menghadapi beban kesehatan yang besar.

    Menurut Federasi Diabetes Internasional, 140 juta orang di China menderita diabetes, dan 40 juta orang bergantung pada suntikan insulin seumur hidup. Terapi sel baru ini dapat mengurangi beban ini secara signifikan.


    Artikel Selanjutnya


    5 Gejala Diabetes Anak yang Muncul Malam Hari, Perhatikan Ini!

    (hsy/hsy)


    Techno update True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.