Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Petaka Musim Haji, Arab Saudi Dilanda Panas Mendidih
    Insight News

    Petaka Musim Haji, Arab Saudi Dilanda Panas Mendidih

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Mei 2024Updated:30 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Arab Saudi akan memulai musim panas pada awal Juni mendatang atau saat musim haji. Pengumuman dibuat oleh Pusat Meteorologi Nasional (MNC).

    “Sabtu depan (1/6/2024) akan jadi hari pertama musim panas tahun ini di gubernuran dan wilayah di seluruh kerajaan,” kata lembaga tersebut dikutip dari Saudi Gazette, Kamis (30/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Juru bicara NMC, Hussein Al-Qahtani menjelaskan dari indikator awal terlihat Arab Saudi akan dilanda suhu ekstrem sepanjang musim panas. Suhu meningkat di wilayah timur dan tengah.

    Namun untuk destinasi resor negara tersebut akan turun hujan lebih tinggi dibandingkan selama musim panas biasanya. Selama beberapa pekan terakhir tercatat berbagai wilayah mengalami cuaca hujan dengan badai pasir.

    Dia juga mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan begitu memastikan keselamatan para masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan selama musim panas.

    Tindakan dan prosedur pencegahan selama kondisi tersebut juga akan dilakukan. “Otoritas akan memastikan tindakan dan prosedur diterapkan dengan baik selama suhu tinggi,” ucapnya.

    NMC juga melakukan persiapan untuk bekerja selama musim panas. Pusat tersebut telah dilengkapi dengan teknologi baru dan alat yang sangat akurat untuk memberikan informasi pada masyarakat.

    “Pusat ini mengandalkan teknologi baru dan program meteorologi modern yang diwaili observatorium di seluruh kerajaan, termasuk radar cuaca, pencitraan satelit, dan model numerik Saudi,” jelasnya.

    “Selain observatorium berawak dan stasiun otomatis yang bekerja sepanjang waktu untuk hasil yang maksimal,” imbuh dia.

    Sebagai informasi, suhu di beberapa tempat di Arab Saudi akan tembus 48 derajat celcius. Keadaan ini akan ditambah dengan kelembapan rendah dan tutupan awan yang terbatas.


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.