Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Banting Harga Bikin Pemain Internet RI Mati Lebih Cepat
    Insight News

    Starlink Banting Harga Bikin Pemain Internet RI Mati Lebih Cepat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Mei 2024Updated:30 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemain internet Indonesia terancam mati satu per satu karena kedatangan Starlink ke tanah air. Penyebabnya perusahaan milik Elon Musk menawarkan harga yang tergolong lebih murah dan promo harga khusus untuk perangkat kerasnya.

    Sebagai informasi, Starlink menawarkan harga termurah layanannya senilai Rp 750 ribu. Sementara perangkatnya dibanderol Rp 7,8 juta dan hingga 10 Juni mendapatkan harga promo Rp 4,6 jutaan.

    “Contoh harga lokal yang paling murah untuk VSAT yang unlimited itu Rp 3,5 juta, sedangkan harga Starlink itu Rp 750 ribu. Bisa dihitung berapa kali perbedaan harganya. Harga perangkat paling murah di lokal Rp 9,1 juta, Starlink yang promo 4,6 juta,” ungkap Sekjen ASSI Sigit Jatiputro di Gedung KPPU, Jakarta, Rabu (29/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia mengatakan perusahaan lokal sudah terimbas masuknya Starlink ke Indonesia. Contohnya pelanggan baru sudah terlihat berpindah ke Starlink.

    Untuk kepastian berapa penurunan penjualan, dia meminta melihat beberapa waktu ke depan. Namun dia meramalkan pemain Vsat lokal kemungkinan tidak akan bertahan hingga setahun ke depan.

    “Saya tidak tahu tapi kalau diambil ekstremnya mungkin pemain Vsat dalam negeri tidak akan bertahan dalam setahun,” kata Sigit.

    Pemain yang terdampak khususnya di daerah perdesaan dan maritim. Ini biasanya diambil oleh para pemain layanan berbasis satelit.

    Sementara bisnis Fixed Broadband masih bisa bertahan. Namun Sigit mengatakan tak menutup kemungkinan juga akan bernasib sama.

    “Di kota masih perlu waktu berkompetisi dengan First Media dan Indihome. Tapi enggak menutup kemungkinan,” jelasnya.



    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.