Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terungkap, Ternyata Pusat Operasi Starlink di Dekat Bekasi
    Insight News

    Terungkap, Ternyata Pusat Operasi Starlink di Dekat Bekasi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Mei 2024Updated:29 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengungkapkan lokasi Network Operation Center (NOC) Starlink di Indonesia. Ternyata, pusat pengawasan jaringan Starlink ada di dekat Bekasi.

    Direktur Telekomunikasi Kominfo, Aju Widya Sari, mengatakan tidak ada penghentian izin penyelenggaraan untuk Starlink.

    Aju menyebut, layanan internet satelit asal AS itu sudah mendapat dan memenuhi izin, dan sudah boleh berusaha di Indonesia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “NOC sudah ada di Indonesia itu salah satu persyaratan untuk ULO dan sudah bisa membuktikan kalau NOC-nya ada di Indonesia,” kata Aju saat ditemui usai acara Ericsson Imagine Live 2024, di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

    “Sudah ada NOC sebelum izin terbit, di Karawang dan Cibitung ada satu. Bisa remote gateway di Cibitung diremote ke Karawang,” imbuhnya.

    Menurut dia, penyelenggaraan perusahaan yang sudah mengantongi izin berhak berusaha di Indonesia sepanjang tidak ada pelanggaran terhadap regulasi.

    Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, menegaskan pihaknya telah meminta kepada PT Starlink Service Indonesia, penyedia layanan internet berbasis satelit, untuk memiliki pusat jaringan operasi atau Network Operation Center (NOC) di Indonesia.

    Permintaan tersebut akan dipatuhi oleh Starlink, perusahaan milik miliarder Elon Musk. NOC diperlukan agar pemerintah bisa memantau kegiatan penyelenggaraan internet Starlink seiring dengan adanya kekhawatiran bahwa layanan ini dapat disalahgunakan untuk judi online dan pornografi, serta mendukung kegiatan militan hingga risiko kebocoran data pribadi.

    Budi Arie mengungkapkan Starlink telah memenuhi beberapa kewajiban hak labuh dan izin stasiun radio (ISR) angkasa masa berlaku 1 tahun, 6 jenis perangkat Starlink telah bersertifikat, termasuk antena gateway, router dan user terminal.

    Starlink juga mempunyai izin jasa penyelenggara multimedia akses internet (ISP), serta izin penyelenggara jaringan tetap tertutup media VSAT dan jasa multimedia layanan akses internet.

    Kedua, pembangunan gateway di Indonesia dan ketiga, komitmen mematuhi semua peraturan yang berlaku di Indonesia terkait dengan perlindungan data pribadi dan lalu lintas data, termasuk persyarataan penegakkan hukum.

    “Ini semua mereka sudah berkomitmen untuk itu,” tegasnya.

    Untuk pelaksanaannya, Budi meminta kepada Kominfo guna melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap penyelenggara internet di Indonesia, termasuk Starlink.



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.