Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Pemerintah Bentuk Dewan Medsos, Ini Keterangan Menteri
    Insight News

    Heboh Pemerintah Bentuk Dewan Medsos, Ini Keterangan Menteri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Mei 2024Updated:28 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kominfo berencana membuat dewan media sosial. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan penjelasan soal rencana tersebut.

    Dalam keterangannya, Budi Arie mengatakan pembentukan dewan media sosial masih wacana dan tengah ditimbang oleh pemerintah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saat ini pemerintah sedang menimbang wacana ini dan terbuka atas masukan-masukan selanjutnya,” kata Budi Arie, dikutip Selasa (28/5/2024).

    Jika terbentuk, tujuan dewan itu adalah untuk memastikan kualitas media sosial. Serta memastikan platform-platform itu lebih akuntabel.

    Dewan itu diusulkan untuk berbentuk jejaring. Yakni koalisi independen yang berisi lintas pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri serta praktisi dan ahli.

    “Usulan DMS berbentuk jejaring atau koalisi independen lintas pemangku kepentingan, seperti organisasi masyarakat sipil, akademisi, pers, komunitas, praktisi, ahli, pelaku industri, dan sebagainya,” jelasnya.

    Budi juga mengatakan dewan media sosial akan jadi mitra strategis pemerintah. Termasuk untuk memastikan kebebasan pers dan mengeluarkan pendapat di dunia maya.

    “Jika terbentuk, DMS dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam tata kelola media sosial, termasuk memastikan kebebasan pers dan kebebasan berpendapat di ruang digital,” kata Budi.

    Sementara itu, dia menjelaskan wacana pembentukan dewan berasal dari masukan dari kelompok masyarakat (CSO). Selain juga berasal dari kajian yang digagas Unesco.

    “Wacana pembentukan DMS merupakan respon positif pemerintah atas masukan yang diberikan oleh teman-teman CSO, dan didukung oleh kajian akademik yang diprakarsai oleh UNESCO,” ungkap Budi.




    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.