Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone 15 Tak Laku, Ini Juru Selamat Apple Lawan HP China
    Insight News

    iPhone 15 Tak Laku, Ini Juru Selamat Apple Lawan HP China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Mei 2024Updated:28 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple akan mengandalkan teknologi Artificial Intelligence untuk meningkatkan penjualan iPhone tahun depan. Sejumlah fitur AI dilaporkan akan tersedia pada seri iPhone 16.

    Apple Insider melaporkan hal tersebut mengutip dari catatan Wedbush. Perusahaan investasi tersebut mengatakan fitur AI akan jadi supercycle bagi iPhone terbaru nantinya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagai informasi, supercycle adalah peningkatan penjualan pada suatu produk. Diramalkan pula penjualan yang sempat melambat di China akan berbalik arah.

    Fitur AI yang dikembangkan Apple diprediksi akan diperkenalkan pada gelaran WWDC bulan Juni mendatang. Acara itu juga kemungkinan jadi debut pembaruan sistem operasi iOS 18.

    Dalam catatan Wedbush disebutkan pengenalan AI pada WWDC kemungkinan jadi salah satu peristiwa paling penting bagi bos Apple Tim Cook selama dekade ini, dikutip Senin (27/5/2024).

    Bisnis Apple terus memburuk sejak tahun lalu. Bahkan masuk tahun 2024 keadaannya tak membaik.

    Selama enam minggu pertama tahun 2024, penjualan iPhone di China dilaporkan merosot 24% dari tahun sebelumnya. Padahal periode tersebut merupakan musim puncak konsumen di China untuk membeli ponsel baru.

    Apple harus berhadapan dengan Huawei yang baru saja kembali ke pasar HP premium tahun lalu. Counterpoint Research melaporkan perusahaan mengalami kenaikan penjualan mencapai 64%.

    Dengan keadaan tersebut, diperkirakan masa emas Apple sudah berakhir. China diketahui pasar terpenting Apple setelah Amerika Serikat (AS).

    “Masa keemasan Apple di China telah berakhir,” kata Linda Sui, direktur senior di TechInsights, dikutip dari The Economic Times.



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.