Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Huawei Bangkit Jadi Raja HP China, iPhone Gagal Total
    Insight News

    Huawei Bangkit Jadi Raja HP China, iPhone Gagal Total

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Mei 2024Updated:27 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah tiga tahun merana gara-gara masuk daftar hitam Amerika Serikat (AS), Huawei akhirnya bangkit dan menunjukkan taringnya.

    Raksasa HP asal China tersebut berhasil menempati urutan pertama vendor smartphone di kandangnya, menurut laporan firma riset Canalys pada kuartal pertama (Q1) 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Huawei berhasil mengapalkan 11,7 juta unit HP di China atau meraup 17% pangsa pasar di negara tersebut, dikutip dari Gizchina, Senin (27/5/2024).

    Pertumbuhan tersebut 70% secara tahun-ke-tahun (yoy). Analis Canalys menyebut faktor pendorong moncernya bisnis HP Huawei adalah seri Mate dan Nova yang dirilis perusahaan.

    Peningkatan produksi dan suplai seri Mate 60 juga menjadi faktor kunci Huawei kembali memenangkan pasar China.

    Di posisi kedua pasar HP China, Oppo bertengger dengan pengapalan 10,9 juta unit ponsel atau meraup 16% pangsa pasar. Selanjutnya secara berturut-turut ada Honor, Vivo, dan Apple.

    Huawei dulunya memang menjadi raja HP China. Namun performanya perlahan turun gara-gara faktor eksternal dan internal.

    Pada 2019, Huawei masuk daftar hitam pemerintah AS. Alhasil, Huawei tak boleh lagi mengakses sistem operasi Android dan chip canggih asal AS.

    Hal ini membuat Huawei kesulitan menghadirkan HP dengan teknologi jaringan 5G terbaru. Huawei pun tertinggal dari para rivalnya.

    Namun, Huawei membuat gebrakan dengan meluncurkan Mate 60 dengan dukungan 5G. Hal ini sempat menggemparkan industri HP dan AS menuding Huawei melanggar sanksi dagang.

    Setelah ditelusuri, Hauwei ternyata mengembangkan chip untuk mendukung jaringan 5G secara mandiri dengan bantuan vendor chip asal China, SMIC.

    Di kala bisnis Huawei membaik, giliran iPhone yang berdarah-darah. Pertumbuhannya minus 25% yoy pada Q1 2024 di pasar China yang merupakan pasar HP terbesar di dunia.

    Laporan IDC menunjukkan penjualan iPhone secara global juga turun 9,6% pada Q1 2024 yoy.




    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.