Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Internet Starlink Elon Musk Gangguan Saat Hujan, Ini Penjelasannya
    Insight News

    Internet Starlink Elon Musk Gangguan Saat Hujan, Ini Penjelasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Mei 2024Updated:24 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Layanan internet orbit rendah, Starlink, dirancang dengan mempertimbangkan kondisi cuaca buruk. Menurut keterangan di website Starlink, layanan mereka sudah dirancang dan diuji untuk menghadapi berbagai suhu dan kondisi cuaca. Namun, kondisi tertentu bisa menyebabkan gangguan.

    Starlink menggunakan satelit orbit rendah bumi atau low earth orbit (LEO), dan antena array bertahap untuk membantu menjaga kinerjanya selama kondisi cuaca ekstrem.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selengkapnya, berikut ulasan satelit Starlink beroperasi dalam berbagai kondisi cuaca, dikutip CNBC Indonesia dari TechTarget, Rabu (22/5/2024).

    Cuaca mendung

    Cuaca mendung atau berawan tidak akan memengaruhi Starlink. Namun, jika terjadi awan badai akan mempengaruhi sinyal, karena cenderung menimbulkan hujan yang dapat menyebabkan gangguan. Awan badai juga bersifat lebih lembab dan padat, sehingga berperan besar dalam degradasi sinyal satelit.

    Hujan

    Jika terjadi hujan ringan, umumnya tidak menimbulkan masalah pada layanan Starlink. Namun jika hujan dengan intensitas deras disebut dapat memengaruhi kualitas sinyal Starlink. Hujan deras dikaitkan dengan awan tebal dan lebat. Semakin tebal awannya, semakin tinggi kemungkinan sinyal radio yang datang ke dan dari satelit Starlink diblokir.

    Angin

    Piringan atau antena Starlink yang terpasang dengan benar dan tidak bergoyang atau bergerak tidak akan terpengaruh oleh angin kencang.

    Parabola Starlink dilengkapi dengan antena array bertahap yang dapat melacak satelit yang terbang di atas tanpa perlu bergerak secara fisik. Ini juga membantu mencegah gangguan sinyal.

    Salju

    Hujan salju ringan seharusnya tidak memengaruhi sinyal Starlink, namun jika terjadi salju lebat dapat memengaruhi kinerja karena penumpukan kelembapan.

    Piringan Starlink dirancang dilengkapi dengan fungsi pemanas yang melelehkan salju secara otomatis. Tapi jika tumpukan salju ada di atas piringan, perlu dibersihkan secara manual untuk menghindari masalah sinyal.

    Hujan es

    Mirip dengan hujan dan salju, hujan es lebat juga dapat berdampak buruk pada sinyal Starlink.

    Fungsi pemanas secara otomatis memang bisa melelehkan es dan salju, tetapi lapisan es atau hujan es yang lebat memerlukan tindakan manual untuk membersihkan piring.

    Kabut

    Kabut normal tidak memengaruhi sinyal Starlink, tapi jika terjadi kabut tebal dapat menyebabkan hilangnya atau gangguan sinyal. Kabut tebal membawa banyak kelembapan dan cukup tebal sehingga mengganggu sinyal.



    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.