Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»HP Apple Mahal, Begini Cara Warga RI Beli iPhone Murah
    Insight News

    HP Apple Mahal, Begini Cara Warga RI Beli iPhone Murah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Mei 2024Updated:22 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjualan HP Indonesia menunjukkan pasar smartphone premium dengan harga US$ 600 (Rp 9,5 jutaan) ke atas tumbuh signifikan 12,8% pada Q1 2024 secara tahun-ke-tahun (yoy).

    Dalam laporan IDC khusus pasar Indonesia, tercatat pertumbuhan tersebut dipimpin oleh seri iPhone yang diproduksi Apple.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Padahal jika melihat pasar global, penjualan iPhone belakangan dilaporkan merosot di beberapa negara. Menurut laporan IDC, secara global penjualan iPhone di dunia anjlok 9,6% secara tahun-ke-tahun (yoy) pada Q1 2024.

    Hal ini tak lepas dari anjloknya penjualan di China yang merupakan pasar HP terbesar di dunia. Berdasarkan data dari firma riset Counterpoint, penjualan iPhone di China turun 19% yoy pada Q1 2024.

    Associate Market Analyst IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, menuturkan HP premium dengan harga di atas US$ 1.600 (Rp 25,5 jutaan) makin digemari warga RI.

    Diketahui, beberapa lini ponsel yang dipatok dengan rentang harga Rp 25 jutaan adalah seri Samsung Galaxy S24 Ultra, Samsung Galaxy Z Fold 5, iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max.

    Selain itu, HP harga premium dengan rentang harga US$ 800-1.000 (Rp 12,7-15,9 jutaan) juga tumbuh paling besar.

    Vanessa mengatakan sejak beberapa tahun lalu ketika iPhone 11 diperkenalkan, Apple mulai melakukan penetrasi ke ponsel premium dengan harga yang lebih terjangkau.

    “Baru-baru ini, Apple juga meningkatkan porsi iPhone 13 di Indonesia mulai semester kedua tahun lalu. Strategi ini efektif dengan menggelar diskon untuk model tersebut,” kata Vanessa melalui keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, dikutip Rabu (22/5/2024).

    “Kedua model tersebut meningkatkan portofolio Apple untuk segmen non-premium,” ia menambahkan.

    IDC mencatat pada segmen HP mid-range dengan harga berkisar US$ 200-600 (Rp 3,2-9,5 jutaan), Apple juga turut berkontribusi paling besar bersama dengan Samsung, Vivo, dan Xiaomi. Segmen mid-range ini mencatat pertumbuhan paling besar sebanyak 73,4%.

    Secara total, pada Q1 2024, pertumbuhan pengapalan ponsel naik 27,4% yoy. Apple memang belum masuk ke jejeran ‘Top 5’, sebab Apple tidak memiliki portofolio di segmen bujet yang juga masih ramai digemari warga RI dengan pertumbuhan 17,6% yoy.

    Jejeran ‘Top 5’ di Indonesia secara berurutan diduduki Oppo (19,9%), Samsung (17.3%), Transsion (16,1%), Vivo (15,8%), serta Xiaomi (15,6%).



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.