Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Masuk RI, Elon Musk Cs Harus Puluhan Miliar Rupiah
    Insight News

    Starlink Masuk RI, Elon Musk Cs Harus Puluhan Miliar Rupiah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Mei 2024Updated:17 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Starlink, layanan internet milik SpaceX, sudah beroperasi di Indonesia. Sebagai pengguna frekuensi, perusahaan milik Elon Musk tersebut juga harus membayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi seperti operator seluler, stasiun televisi, dan perusahaan satelit.

    Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Ismail menyebut bahwa Starlink membayar sewa spektrum frekuensi sesuai dengan nominal yang ditetapkan.

    “Pasti bayar lah, masa enggak bayar, kalau istilahnya menggunakan spektrum frekuensi dan aturannya harus bayar, ya bayar,” kata Ismail dalam acara Ngopi Bareng di kantor Kominfo, Jumat (17/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia mengatakan, spektrum frekuensi yang berkaitan dengan satelit itu ada tarifnya yang sudah diatur oleh pemerintah. Bahkan biaya ‘sewa langit’ sudah harus dibayar sebelum Izin Stasiun Radio (ISR) diterbitkan.

    “Jadi setiap beroperasi secara komersial, bahkan sejak diterbitkannya ISR dia harus bayar dulu baru keluar ISR,” tuturnya.

    Namun Ismail tak menyebutkan berapa angka pasti untuk tarif sewa tersebut. Tapi ia memastikan bahwa tarifnya setara dengan penyelenggara operator satelit yang lain.

    “Sudah bayar, berapa puluh miliar rupiah. Tapi itu sudah dibayar duluan sebelum keluar izin dia sudah bayar. Kalau enggak bayar, nggak keluar itu ISR [Izin Stasiun Radio],” kata Ismail. “Sama, setara dengan penyelenggara satelit yang lain dengan Telkomsat dengan PSN sama, setara.”

    Di Indonesia, perusahaan milik Elon Musk itu mengajukan dua izin yakni sebagai penyedia VSAT dan internet bagi masyarakat.

    Starlink Indonesia berbeda dengan Starlink yang berbasis di Amerika Serikat. Starlink Indonesia membeli perangkat stasiun bumi dan akses internet ke Starlink.

    Kemudian, perangkat dan akses internet tersebut digunakan untuk menyediakan layanan internet kepada pengguna di RI.

    Uji coba pertama Starlink Indonesia dilakukan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada pertengahan Mei ini. Adapun bisnis Starlink akan berbentuk B2C, yakni secara ritel langsung ke pelanggan.

    Starlink sendiri rencananya akan diresmikan oleh Elon Musk dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam event Water World Forum (WWF) ke-10 yang digelar pada 18-24 Mei di Bali.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap Musk akan tiba di Indonesia pada hari Minggu, 19 Mei 2024.

    Saat ditanya lokasi peresmian internet Starlink, Luhut membeberkan, “ada nanti di Puskesmas di Denpasar,” ujarnya di GOR Kepaon Kodam IX Udayana.




    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.