Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»XL Buka Suara Soal Rencana Gabung dengan Smartfren
    Insight News

    XL Buka Suara Soal Rencana Gabung dengan Smartfren

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Mei 2024Updated:16 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Axiata dan Sinar Mas baru saja menandatangani nota kesepahaman untuk penjajakan merger antara XL dengan Smartfren. Group Head Corporate Communications XL Axiata, Reza Mirza buka suara soal keputusan dua pemegang saham.

    Dia menjelaskan rencana merger merupakan kesepakatan antara Axiata dan Sinar Mas. Merujuk pada pengumuman Axiata, MoU itu tidak mengikat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami belum dapat memberikan informasi lebih lanjut karena rencana merger ini merupakan kesepakatan antara pemegang saham (Axiata dan Sinarmas). Sebagaimana disebutkan dalam pengumuman Axiata, tidak ada kepastian bahwa diskusi yang sedang berlangsung antara kedua pihak akan menghasilkan sebuah perjanjian yang mengikat atau selesainya Rencana Transaksi,” jelas Reza kepada CNBC Indonesia, Kamis (16/5/2024).

    Langkah yang akan dilakukan berikutnya akan bergantung pada beberapa aspek. Termasuk melakukan uji tuntas serta melakukan perjanjian antar semua pihak.

    “Langkah selanjutnya sehubungan dengan Rencana Transaksi masih tergantung dari, antara lain, uji tuntas (due diligence), persiapan rencana bersama, perjanjian, penandatanganan perjanjian dan perolehan persetujuan dari perusahaan dan segala regulasi yang terkait,” ungkapnya.

    Saat dihubungi CNBC Indonesia, CEO Smartfren Merza Fachys juga tak memberikan banyak informasi. Dia hanya menegaskan adanya perjanjian tidak mengikat antar dua perusahaan.

    “Sebagaimana diinfokan oleh pemegang saham, bahwa mereka telah menanda tangani MoU yang tidak mengikat untuk penjajakan konsolidasi dan penggabungan,” kata Merza kepada CNBC Indonesia, Rabu (15/5/2024).

    Sementara itu, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi mengatakan mendukung langkah kedua perusahaan. Namun juga menitipkan pesan agar dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Jika merger terjadi, dia menunggu adanya permohonan persetujuan. Setelah itu, Kominfo akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

    “Jika semua sudah memenuhi syarat dan memenuhi aturan, langkah merger ini akan mendapatkan persetujuan resmi dari saya sebagai Menteri Kominfo, dengan kondisi-kondisi yang harus dipatuhi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam persetujuan resmi tersebut,” jelas Budi Arie.



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.