Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Facebook Blokir Hamas di Tetangga RI, Pemerintah Malaysia Ngamuk
    Insight News

    Facebook Blokir Hamas di Tetangga RI, Pemerintah Malaysia Ngamuk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Mei 2024Updated:16 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil meminta penjelasan ke Meta usai salah satu anak usahanya, Facebook, menghapus artikel dari media lokal yang memberitakan pertemuan antara Perdana Menteri (PM) Malyasia Anwar Ibrahim dengan pemimpin kelompok Hamas.

    PM Anwar Ibrahim bertemu dengan petinggi Hamas ismail Haniyeh di Qatar pada Senin (13/5) pekan ini. Selanjutnya, Anwar Ibrahim mengaku memiliki relasi politik yang baik dengan para petinggi Hamas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, ia menegaskan tak terlibat dalam aksi militer yang dilancarkan Hamas, dikutip dari Reuters, Kamis (16/5/2024).

    Malaysia sendiri merupakan salah satu negara mayoritas Muslim yang vokal mendukung Palestina. Dalam surat resmi ke Meta, pemerintah meminta penjelasan soal pemblokiran artikel dari dua media lokal terkait pertemuan Anwar dan petinggi Hamas.

    Selain itu, Meta juga menutup akun pihak ketiga yang kerap membagikan isu-isu terkini tentang Palestina.

    “Saya meminta penjelasan Meta atas keputusan menghapus artikel [terkait Hamas]. Khususnya yang berkaitan dengan kunjungan PM Anwar Ibrahim secara resmi ke Qatar,” kata Fahmi Fadzil yang juga merupakan juru bicara pemerintahan.

    “Saya menyayangkan aksi ini dilakukan perusahaan berbasis AS. Sudah jelas bahwa [Meta] tidak menghormati kebebasan informasi dari media lokal yang menggunakan platform mereka,” ia menambahkan.

    Meta tidak segera merespons protes yang dilayangkan pemerintah Malaysia.

    Sebelumnya, pada Oktober 2023 lalu, Fahmi mewanti-wanti akan mengambil tindakan tegas ke media sosial yang memblokir konten-konten pro-Palestina di Malaysia.

    Meta secara spesifik merupakan salah satu platform media sosial yang kerap dilaporkan menyembunyikan dan memblokir konten-konten pendukung Palestina. Meta juga menggunakan pendeteksi otomatis dan pengkajian manual oleh manusia untuk menghapus atau melabeli konten visual yang menunjukkan kondisi di Gaza.




    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.