Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Barang Hilang Langsung Ketemu Cuma Pakai Google, Kok Bisa?
    Insight News

    Barang Hilang Langsung Ketemu Cuma Pakai Google, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Mei 2024Updated:15 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa teknologi sudah lama menghadirkan ‘asisten pintar’. Misalnya Apple dengan Siri dan Amazon dengan Alexa. Kendati demikian, belum ada asisten pintar yang benar-benar canggih dan realistis seperti di film-film Marvel.

    Google sepertinya ingin mewujudkan visi itu. Dalam gelaran Google I/O, Head of Google DeepMind Demis Hassabis mengatakan di masa depan manusia akan memiliki asisten universal yang benar-benar membantu kehidupan sehari-hari.

    “Kita akan memiliki asisten universal berbasis multimodal. Asisten ini akan bersama Anda setiap saat,” kata dia, dikutip dari TheVerge, Rabu (15/5/2024).

    “Anda akan terbiasa dengan kehadiran asisten itu kapan saja Anda membutuhkannya,” ia menambahkan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Google akan mewujudkannya melalui ‘Project Astra’. Asisten pintar tersebut dibangun dengan multimodal AI dan berfungsi secara real-time dalam melihat dunia.

    “Asisten ini mengetahui di mana Anda meletakkan barang, di mana Anda menyelipkan atau meninggalkannya, serta menjawab semua pertanyaan tentang apa saja,” tertulis dalam laporan TheVerge.

    Dalam sebuah video demo, Google memperlihatkan bagaimana Astra digunakan di kantor Google London. Astra bisa mengidentifikasi komponen speaker, menemukan kacamata yang hilang, menganalisa dan memeriksa pemograman, dan banyak lagi.

    [Gambas:Youtube]

    Semua dikerjakan secara real time dan metode perintahnya seperti melakukan obrolan natural dengan manusia asli.

    Ke depan, Hassabis menjelaskan AI bukan lagi menjadi sistem pemodelan. Namun, AI akan berfungsi untuk membantu manusia menyelesaikan pekerjaan dan menyelesaikan masalah sehari-hari.

    “Bot tak hanya berbicara pada manusia, tetapi juga menyelesaikan pekerjaan Anda,” kata dia.

    Hassabis menjelaskan bahwa tantangan untuk merealisasikan Astra saat ini berkutat pada kecepatan dan latensi. Jika dua isu itu sudah teratasi, maka Astra akan berfungsi optimal.

    “Tanpa kecepatan tinggi dan latensi rendah, Astra belum bisa diwujudkan,” kata dia.

    Untungnya, dalam 6 bulan terakhir, tim Google sudah berhasil menggenjot kecepatan dan menekan latensi sistemnya. Namun, saat ini Astra masih berbentuk prototipe tahap awal.

    Belum jelas kapan Astra akan benar-benar ada di kehidupan manusia sehari-hari. Kita tunggu saja!




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.