Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manusia Masa Depan Tak Usah Repot PDKT, Ini Cara Baru Cari Pacar
    Insight News

    Manusia Masa Depan Tak Usah Repot PDKT, Ini Cara Baru Cari Pacar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Mei 2024Updated:14 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri aplikasi kencan Bumble, Whitney Wolfe Herd meramal kecerdasan buatan (AI) akan mengubah drastis gaya pacaran dan taksir menaksir. AI akan bertindak sebagai pengganti manusia untuk “pendekatan” dan “kencan pertama” dalam upaya mencari jodoh.

    Herd percaya pada masa depan AI bisa digunakan sebagai “asisten kencan” bagi penggunanya. AI milik satu pengguna akan “berbincang” dengan AI milik pengguna lain untuk mencari calon pasangan yang pas untuk satu sama lain. 

    “Anda bisa, dalam waktu yang tidak lama lagi, bicara dengan asisten kencan AI. Anda bisa mengungkapkan ketakutan Anda. Setelah itu, asisten AI Anda yang akan berkencan dengan asisten AI lainnya,” katanya dalam Bloomberg Technology Summit seperti dikutip oleh Futurism.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Herd sudah melepaskan posisinya sebagai CEO di Bumble sejak 2023. Namun, ia masih memiliki peran di perusahaan aplikasi kencan tersebut.

    Para penonton sempat tertawa mendengar ramalan Herd. Namun, ia menyatakan bahwa visinya soal “kencan AI” tidak mengada-ada.

    “Ini betulan. Anda tidak lagi harus bicara dengan 600 orang. [AI] bisa menjelajah seluruh San Francisco menggantikan Anda kemudian memilih tiga orang untuk Anda temui. Itu adalah kekuatan AI yang digunakan dengan tepat,” kata Herd.

    Konsep “asisten kencan” sudah pernah digunakan oleh seorang programmer bernama Aleksandr Zhadan yang bertempat tinggal di Moksow, Rusia. Ia menggunakan model bahasa besar GPT keluaran OpenAI untuk berbicara dengan 5.000 perempuan sekaligus.

    Taktik tersebut sukses. Zhadan berhasil menemukan jodohnya lewat siasat tersebut. Namun, banyak juga perempuan yang merasa tersinggung karena ternyata mereka hanya berbicara dengan AI.

    Untuk saat ini, chatbot AI belum cukup canggih untuk meniru sifat dan perilaku manusia, apalagi saling merayu dengan AI lain. 

    Bumble kini baru menggunakan AI untuk mengirim pesan yang didesain khusus untuk penggunanya lewat fitur yang diberi nama “Opening Move” atau pembuka percakapan.

    Lewat fitur ini, pengguna Bumble tak perlu menulis sendiri chat pertama mereka di aplikasi kencan.




    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.