Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»5 Ramalan Bill Gates Soal Masa Depan Manusia Diubah AI
    Insight News

    5 Ramalan Bill Gates Soal Masa Depan Manusia Diubah AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Mei 2024Updated:10 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Meski sudah ada sejak lama, baru beberapa tahun terakhir lebih banyak perusahaan dan orang yang melirik Artificial Intelligence (AI). Beberapa pekerjaan akhirnya jauh lebih efisien setelah diganti menggunakan mesin.

    Bukan hanya penggunaan, lebih banyak orang juga yang akhirnya membicarakan AI. Termasuk meramal seperti apa masa depan dunia setelah AI berkembang dengan sangat pesat.

    Salah satu yang mengeluarkan ramalannya adalah pendiri Microsoft Bill Gates. Dalam catatan akhir tahunnya, dia memberikan pandangan soal tahun 2024 dan perkembangan teknologi AI.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut ramalan Gates soal AI, dirangkum dari Benzinga:

    1. Resistensi Antibiotik

    Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah resistensi seseorang pada antibiotik. Gates mengatakan tengah dilakukan penelitian menggunakan AI oleh Nana Kofi Quakyi dari Aurum Institue di Ghana untuk menyelesaikan masalah ini.

    Dia mengerjakan alat didukung AI untuk membantu petugas kesehatan meresepkan antibiotik. Resep diharapkan tidak meningkatkan resiko resistensi.

    2. Tutor Khusus Tiap Siswa

    Tutor atau pengajar juga akan dipersonalisasi di masa depan. Jadi mereka bisa memahami kekuatan dan kesulitan tiap metode dengan menyesuaikan metodologi yang ada.

    Sekarang sudah ada platform edutech berbasis AI. Mulai dari Khanmigo, Mathia, dan Somanasi.

    3. Kehamilan Risiko Tinggi

    Gates mengatakan kematian wanita tiap dua menit terjadi setelah melahirkan. Risiko kematian ini tengah dicari solusinya menggunakan AI oleh penelitian di Amman.

    4. Risiko HIV

    Chatbot di Afrika ternyata dapat menilai risiko HIV. Mesin itu membantu lebih banyak wanita mengerti risiko dan langkah tepat melindungi diri dari penyakit tersebut.

    5. Akses Informasi Medis

    AI juga diharapkan bisa mempercepat proses penelitian yang kesulitan mengakses informasi medis di beberapa negara. Gates mengatakan solusi itu akan tersedia di masa depan.



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.