Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mengenal Black Friday, Sejarah dan Kisah di Baliknya
    Insight News

    Mengenal Black Friday, Sejarah dan Kisah di Baliknya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 November 2021Updated:26 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Amerika Serikat bukan hanya merayakan Thanksgiving di akhir November. Namun juga ada Black Friday, dimana banyak diskon besar-besaran yang terjadi pada hari Jumat keempat November setelah Thanksgiving.

    Black Friday tahun ini jatuh pada 26 November 2021. Lalu apa sebenarnya Black Friday?

    Kisah yang sering berulang pada Thanksgiving adalah tradisi Black Friday terkait dengan penjual ritel. Jadi mereka yang beroperasi satu tahun dengan kerugian (merah), seharusnya mendapat keuntungan (hitam) satu hari setelah Thanksgiving, karena menghabiskan banyak uang untuk diskon barang dagangan.

    Namun ada juga yang mengatakan sebenarnya Black Friday pertama bukan soal belanja setelah Thanksgiving. Namun adalah saat krisis keuangan, jatuhnya pasar emas AS 24 September 1869, dikutip dari laman History, Jumat (26/11/2021).

    Saat itu dua pemodal Wall Street, Jay Gould dan Jim Fisk bekerja sama untuk membeli emas negara sebanyak mungkin. Dengan harapan bisa mendorong harga lebih mahal dan menjualnya untuk mendapatkan keuntungan besar.

    Namun saat hari Jumat bulan September itu konspirasi terungkap. Membuat pasar saham terjun bebas dan semua orang bangkrut.

    Laman tersebut juga menuliskan ada mitos lain yakni mengklaim tahun 1800-an pemilik perkebunan Selatan membeli pekerja yang bisa diperbudak dengan harga diskon pada hari setelah Thanksgiving.

    Sementara itu Hindustan Times, mencatat ada beberapa teori yang mengarah pada perayaan Black Friday. Misalnya di Philadelphia tahun 1960-an, departemen kepolisian setempat mengeluh hari Jumat setelah Thanksgiving yang menghasilkan jalan macet dan menyebutnya Black Friday atau Jumat Hitam.

    Di sisi lain, blog Oxford University press mengatakan para peneliti Oxford English Dictionary menemukan istilah Black Friday pertama kali tahun 1610. Tapi tidak berhubungan dengan penjualan atau Thanksgiving, namun berhubungan dengan ujian dilakukan setiap hari Jumat.

    Oxford University Press menyebutkan Black Friday sebagai musim belanja dimulai tahun 1961. Lalu Parade Thanksgiving yang ikonik pada departemen store AS Macy’s memperkuat hubungan hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving dan menjadi pertanda dimulai musim belanja.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.