Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Kalah Jauh, Ini Alasan Apple-Microsoft Lebih Pilih Negara Tetangga
    Insight News

    RI Kalah Jauh, Ini Alasan Apple-Microsoft Lebih Pilih Negara Tetangga

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Mei 2024Updated:7 Mei 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Microsoft baru saja menggelontorkan investasi di Indonesia dengan nilai sebesar US$1,7 miliar atau sekitar Rp 27,6 triliun.

    Namun jumlah yang diinvestasikan Microsoft di Indonesia jauh lebih sedikit dibanding yang dilakukan di negara tetangga. Di Malaysia, raksasa teknologi asal AS itu menambah investasi sebesar US$2,2 miliar atau sekitar Rp35,57 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengenai hal ini, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan, investasi itu tergantung dari level adopsi AI di suatu negara. Ia menilai di negara tetangga mungkin adopsinya sudah lebih intens sementara di Indonesia baru masuk tahap awal atau early stage.

    “Tergantung dari level adopsi AI di industrinya, mungkin kalau di tempat lain di negara tetangga kita, adopsinya lebih intens dan kita baru early stage ini,” kata Nezat saat ditemui di acara Accelerating Responsible Al Governance and Innovation with Copilot for Indonesia di Jakarta, Senin (6/5/2024).

    Nezar menilai, investasi Microsoft ini menjadi salah satu dukungan transfer of knowledge atau transfer pengetahuan dari raksasa teknologi dunia itu ke Indonesia. Khususnya di bidang infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan cloud atau komputasi awan.

    “Serta upscaling AI untuk 840 ribu peserta dan dukungan untuk 10 ribu developer kita, itu dukungan yang luar biasa,” kata Nezar dalam acara, Senin (6/5/2024).

    Investasi Apple Kecil di RI

    Tak hanya Microsoft, investasi yang digelontorkan Apple di Indonesia kalah jauh dibanding di dua negara tetangga yakni Singapura dan Vietnam. Diketahui berinvestasi senilai Rp 1,6 triliun di Indonesia.

    Sementara, Apple mengumumkan investasi di Vietnam senilai US$15,84 miliar atau Rp 256 triliun. Perusahaan juga telah menciptakan 200 ribu pekerjaan di negara tersebut. Sedangkan di Singapura, Apple mengucurkan dana Rp 4 triliun untuk memperluas kampus regional dan kantor.

    Melihat fenomena ini, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, wajar kalau Vietnam diberi investasi yang lebih banyak. Karena negara tersebut memiliki kualitas kinerja logistik, dan kualitas pekerja yang jauh lebih tinggi.

    “Ya kita nggak bisa mengharapkan Apple berinvestasi manufaktur ke Indonesia sebenarnya, karena dari sisi itu sudah kalah,” kata Huda ditemui dalam kesempatan yang sama.

    Vietnam itu bisa memproduksi sekitar 30% secara mandiri dari 320 komponen Apple, dan Indonesia hanya 4 dari komponen tersebut.

    Jadi memang kalau soal investasi Apple, Indonesia kalah dari segala hal dibandingkan Vietnam, termasuk kita kalah dalam hal penyediaan penyediaan lahan.

    “Di Vietnam karena sosialis, semua milik negara, jadi permainan mafia-mafia di sana. Tapi kalau di Indonesia, mau bangun produk di A, sudah pasti ada mafia yang bermain di sana. Akhirnya memang di sana letak biayanya cukup mahal,” jelas Huda.

    Sementar itu di Malaysia ekositemnya sudah jauh lebih lengkap, di sana ada Silicon Malaysia. Kedua, dari level inovasi index juga kalah jauh. Ada beberapa komponen yang menyebutkan kalau Malaysia lebih siap, seperti HAKI dan sebagainya.

    “Kita kan ada bukit-bukit yang nggak jadi-jadi itu kan, jadi dari segi ekosistem itu sudah kelihatan Malaysia lebih siap dibandingkan kita,” kata dia.

    “Kalau di Indonesia, sudah HAKI-nya lama, tanahnya mahal,” imbuhnya.




    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.