Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»AstraZeneca Buka Suara Soal Efek Samping Vaksin Covid, Mematikan!
    Insight News

    AstraZeneca Buka Suara Soal Efek Samping Vaksin Covid, Mematikan!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Mei 2024Updated:4 Mei 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – AstraZeneca dalam dokumen pengadilan, untuk pertama kalinya mengakui bahwa vaksin Covid-nya dapat menyebabkan efek samping yang jarang terjadi.

    Pengakuan ini dapat menjadi awal tuntutan hukum yang membuat perusahaan membayar denda senilai jutaan pound.

    Raksasa farmasi tersebut menerima gugatan class action atas klaim bahwa vaksinnya, yang dikembangkan bersama Universitas Oxford, menyebabkan kematian dan cedera serius dalam puluhan kasus.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para penuntut berpendapat bahwa vaksin tersebut menimbulkan efek samping yang berdampak buruk pada sejumlah kecil keluarga.

    Kasus pertama diajukan tahun lalu oleh Jamie Scott, ayah dua anak yang mengalami cedera otak permanen setelah mengalami pembekuan darah dan pendarahan di otak yang membuatnya tidak dapat bekerja setelah ia menerima vaksin pada April 2021. Rumah sakit menghubungi istrinya tiga kali untuk memberi tahu bahwa suaminya sedang dalam masa kritis dan akan segera meninggal.

    Awalnya AstraZeneca menentang klaim tersebut, tapi kini mereka telah mengakui hal tersebut. Dalam dokumen hukum yang diserahkan ke Pengadilan Tinggi pada Februari, bahwa vaksin Covid-nya dapat, dalam kasus yang sangat jarang, menyebabkan TTS (Thrombosis with Thrombocytopenia Syndrome).

    Sindrom ini menyebabkan orang mengalami pembekuan darah dan jumlah trombosit darah yang rendah, demikian dikutip dari Telegraph, Jumat (3/5/2024).

    Sebanyak 52 kasus telah diajukan ke Pengadilan Tinggi, dengan korban dan keluarga yang ditinggalkan meminta ganti rugi yang diperkirakan bernilai hingga 100 juta pound (Rp 2 triliun).

    Pengakuan AstraZeneca, yang dibuat sebagai pembelaan hukum atas tuntutan Scott, terjadi setelah perselisihan hukum yang intens. Hal ini dapat menghasilkan denda jika perusahaan obat tersebut menerima bahwa vaksinnya menyebabkan penyakit serius dan kematian dalam kasus hukum tertentu. Pemerintah telah berjanji untuk menanggung tagihan hukum AstraZeneca.

    Di satu sisi, studi independen menunjukkan vaksin AstraZeneca sangat efektif dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang menyelamatkan lebih dari enam juta nyawa secara global pada tahun pertama peluncurannya.

    Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan vaksin tersebut aman dan efektif untuk semua individu berusia 18 tahun ke atas dan efek buruk yang mendorong tindakan hukum “sangat jarang terjadi”.

    Pendapat Ahli Soal Efek Samping Vaksin Covid AstraZeneca

    Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan efek samping vaksin Covid AstraZeneca jarang terjadi dan memiliki manfaat lebih tinggi yakni melindungi seseorang saat terkena virus Covid-19.

    “TTS ini adalah kondisi langka yang terjadi setelah vaksinasi COVID-19, khususnya vaksin AstraZeneca, kondisi langka artinya tidak semua seperti itu dan beberapa saja dan itu sedikit sekali,” kata Dicky, dikutip dari Detik.com.

    Namun, dia mengungkapkan perlu dilakukan pemantauan pada risiko efek samping vaksin. Selain itu juga masyarakat harus mengetahui adanya risiko saat menerima vaksin AstraZeneca.

    Misalnya mulai dari gejala apa saja yang akan muncul. Selain itu apa yang harus dilakukan saat dampak tersebut terjadi.

    “Risiko terjadi TTS ini saat seseorang menerima satu dosis vaksin AstraZeneca itu sangat kecil di 8,1 kasus per 1 juta dosis. Setelah diberikan vaksinasi dosis kedua, risikonya bahkan menurun di 2,3 kasus per 1 juta,” kata Dicky.


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.