Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Amerika Mendadak Hukum Ukraina, Ini Alasannya
    Insight News

    Amerika Mendadak Hukum Ukraina, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Mei 2024Updated:4 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sepramg warga negara Ukraina ditangkap otoritas Amerika Serikat (AS) dan dijebloskan ke penjara selama 13 tahun. Ia juga diminta membayar biaya restitusi senilai US$ 16 juta atau setara Rp 256 miliar.

    Pria berkebangsaan Ukraina bernama Yaroslav Vasinskyi (24 tahun) dinilai membantu penyerangan ransomware pada 2021 lalu yang merugikan ratusan bisnis di AS dan beberapa negara lain.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Vasinskyi terasosiasi dengan gen ransomware REvil yang telah menyebar 2.500 serangan dan meminta biaya tebusan lebih dari US$ 700 juta, menurut keterangan resmi Departemen Kehakiman AS (DoJ).

    CNN melaporkan pada 2021 lalu bahwa Vasinsky diduga melakukan serangan ransomware melalui firma berbasis Florida bernama Kaseya. Bersama dengan REvil, ia meminta pembayaran jutaan dolar AS untuk menghentikan serangannya.

    Serangan itu berdampak pada 1.500 bisnis di seluruh dunia. Bahkan, beberapa terpaksa menyetop operasionalnya selama beberapa hari.

    Vasinskyi yang melakukan serangan ketika berusia 22 tahun, sempat ditahan di Polandia sebelum diektradisi ke AS. DoJ mengatakan Vasinskyi terlibat dalam beberapa aktivitas kejahatan siber yang terkoneksi dengan komputer dan pencucian uang.

    “Serangan ransomware REvil yang dilancarkan Vasinskyi telah menyebar di seluruh dunia dan menyebabkan kerugian ratusan juta dolar dari korban di AS,” kata Wakil Jaksa Agung Lisa Monaco, dikutip dari CNN, Jumat (3/5/2024).

    Pada 2021 lalu, Vasinskyi dihukum bersama dengan kerabatnya di REvil yang berkebangsaan Rusia, Yevgeniy Polyanin. Otoritas AS menyita setidaknya US$ 6 juta uang tebusan yang diterima Polyanin.




    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.